Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir
Perbedaan Act I : The AI Prophecy dan Liquity: Act I : The AI Prophecy diperdagangkan di Rp157,5 (kapitalisasi pasar Rp151,9M, volume 24 jam Rp852,22M), sedangkan Liquity diperdagangkan di Rp3.132 (kapitalisasi pasar Rp301,84M, volume 24 jam Rp72,94M). Perbedaan utamanya: Liquity lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai Liquity dibatasi (96,2M / 100M LQTY (97%)), sedangkan Act I : The AI Prophecy terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Act I : The AI Prophecy selama 37 Hari dan Liquity selama 21 Hari.
| ACT | LQTY | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp151,9M | Rp301,84M |
Volume (24h) | Rp852,22M | Rp72,94M |
Suplai yang Beredar | 948,2M ACT | 96,2M / 100M LQTY (97%) |
Typical Hold Time | 37 Hari | 21 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
Token ACT saat ini diperdagangkan pada level Rp149,156 dengan sinyal teknis bearish jangka pendek namun menunjukkan momentum bullish pada osilator. Market cap mencapai Rp141,12 juta dengan supply beredar 948,2 juta token. Harga berada di atas support kunci S1 (Rp147) namun di bawah pivot point (Rp156). RSI 6 menunjukkan kondisi oversold yang ekstrem pada 14,39, sementara ADX mengindikasikan tren kuat.
Outlook: Potensi rebound teknis dari level oversold dengan target resistance R1 (Rp162), namun momentum bearish moving average tetap dominan. Risiko utama volatilitas tinggi dan likuiditas terbatas. Peluang pada momentum bullish osilator jika mampu bertahan di atas support S1.
LQTY saat ini diperdagangkan di Rp3.180 dengan kapitalisasi pasar Rp310,35 juta, menunjukkan posisi bearish berdasarkan sinyal teknis yang didominasi penjualan (16 vs 1 beli). Token ini mendekati level support S1 Rp3.190 dengan indikator osilator netral. Supply yang beredar mencapai 96,2 juta dari total 100 juta LQTY, menunjukkan sirkulasi tinggi 97% dengan rata-rata hold time 21 hari.
Outlook keseluruhan cenderung bearish dalam jangka pendek dengan risiko volatilitas tinggi. Peluang muncul jika harga mampu bertahan di atas support kunci, namun investor perlu waspada terhadap tekanan jual yang kuat dan terbatasnya perkembangan fundamental terkini.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Act I: The AI Prophecy (umumnya dikenal sebagai Act I) adalah platform open-source yang terdesentralisasi dan mendukung interaksi unik antar sistem AI. Platform ini bertujuan menciptakan ekosistem di mana berbagai AI, yang didukung oleh token khusus bernama ACT, dapat berkolaborasi satu sama lain serta dengan pengguna manusia. Act I berupaya mendefinisikan ulang chatbot AI tradisional dengan menekankan kreativitas dibandingkan prinsip “membantu, aman, dan jujur”. Melalui kolaborasi antara berbagai jenis AI, seperti generator teks dan gambar, Act I berusaha memajukan pengembangan teknologi AI yang lebih canggih.
Selengkapnya di halaman ACT →Liquity adalah protokol peminjaman terdesentralisasi di Ethereum yang menggunakan LQTY, stablecoin yang dipatok pada USD. Pemegang Ether dapat meminjam LQTY dengan biaya penukaran dan penerbitan pinjaman yang disesuaikan secara algoritmis.
Selengkapnya di halaman LQTY →