Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir
Perbedaan Act I : The AI Prophecy dan Inspect: Act I : The AI Prophecy diperdagangkan di Rp158,97 (kapitalisasi pasar Rp150,12M, volume 24 jam Rp876,11M), sedangkan Inspect diperdagangkan di Rp10,84 (kapitalisasi pasar Rp7,66M, volume 24 jam Rp3,14M). Perbedaan utamanya: Act I : The AI Prophecy jauh lebih besar — sekitar 19,6× kapitalisasi pasar Inspect, dan suplai Inspect dibatasi (798,4M / 1B INSP (80%)), sedangkan Act I : The AI Prophecy terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Act I : The AI Prophecy selama 37 Hari dan Inspect selama 16 Hari.
| ACT | INSP | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp150,12M | Rp7,66M |
Volume (24h) | Rp876,11M | Rp3,14M |
Suplai yang Beredar | 948,2M ACT | 798,4M / 1B INSP (80%) |
Typical Hold Time | 37 Hari | 16 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
Token ACT saat ini diperdagangkan pada level Rp149,156 dengan sinyal teknis bearish jangka pendek namun menunjukkan momentum bullish pada osilator. Market cap mencapai Rp141,12 juta dengan supply beredar 948,2 juta token. Harga berada di atas support kunci S1 (Rp147) namun di bawah pivot point (Rp156). RSI 6 menunjukkan kondisi oversold yang ekstrem pada 14,39, sementara ADX mengindikasikan tren kuat.
Outlook: Potensi rebound teknis dari level oversold dengan target resistance R1 (Rp162), namun momentum bearish moving average tetap dominan. Risiko utama volatilitas tinggi dan likuiditas terbatas. Peluang pada momentum bullish osilator jika mampu bertahan di atas support S1.
Token Inspect (INSP) memiliki kapitalisasi pasar kecil sebesar Rp7,66 juta dengan supply yang hampir maksimal tercapai (798,4 juta dari 1 juta token). Hold time rata-rata 16 hari menunjukkan aktivitas perdagangan jangka pendek. Data teknis dan fundamental terbatas tersedia untuk aset ini, menandakan likuiditas dan visibilitas rendah di pasar crypto.
Outlook: Potensi terbatas karena kapitalisasi kecil dan supply hampir penuh. Risiko utama termasuk likuiditas rendah yang dapat menyebabkan volatilitas tinggi dan kesulitan eksekusi order. Investor harus berhati-hati dengan kurangnya data on-chain dan perkembangan ekosistem yang terdokumentasi.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Act I: The AI Prophecy (umumnya dikenal sebagai Act I) adalah platform open-source yang terdesentralisasi dan mendukung interaksi unik antar sistem AI. Platform ini bertujuan menciptakan ekosistem di mana berbagai AI, yang didukung oleh token khusus bernama ACT, dapat berkolaborasi satu sama lain serta dengan pengguna manusia. Act I berupaya mendefinisikan ulang chatbot AI tradisional dengan menekankan kreativitas dibandingkan prinsip “membantu, aman, dan jujur”. Melalui kolaborasi antara berbagai jenis AI, seperti generator teks dan gambar, Act I berusaha memajukan pengembangan teknologi AI yang lebih canggih.
Selengkapnya di halaman ACT →Inspect adalah suite protokol Layer 2 untuk Bittensor, dirancang untuk memungkinkan aktivitas finansial yang skalabel di TAO. Inspect menghadirkan ekosistem produk terkoordinasi—TaoFlow (yield + leverage), Substrike (mining pools), NeuralGate (akses lintas-chain), dan taoUSD (likuiditas stablecoin)—untuk mendukung pengguna, agen, dan protokol yang membangun di atas AI terdesentralisasi. Inspect menjembatani AI, modal, dan komunitas untuk mengaktifkan aktivitas ekonomi nyata di sekitar TAO.
Selengkapnya di halaman INSP →