Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir
Perbedaan Act I : The AI Prophecy dan Hedera: Act I : The AI Prophecy diperdagangkan di Rp159,5 (kapitalisasi pasar Rp152M, volume 24 jam Rp887,68M), sedangkan Hedera diperdagangkan di Rp1.251 (kapitalisasi pasar Rp54,77T, volume 24 jam Rp874,87M). Perbedaan utamanya: Hedera jauh lebih besar — sekitar 360,3× kapitalisasi pasar Act I : The AI Prophecy, dan suplai Hedera dibatasi (43,8B / 50B HBAR (88%)), sedangkan Act I : The AI Prophecy terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Act I : The AI Prophecy selama 37 Hari dan Hedera selama 55 Hari.
| ACT | HBAR | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp152M | Rp54,77T |
Volume (24h) | Rp887,68M | Rp874,87M |
Suplai yang Beredar | 948,2M ACT | 43,8B / 50B HBAR (88%) |
Typical Hold Time | 37 Hari | 55 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
Token ACT saat ini diperdagangkan pada level Rp149,156 dengan sinyal teknis bearish jangka pendek namun menunjukkan momentum bullish pada osilator. Market cap mencapai Rp141,12 juta dengan supply beredar 948,2 juta token. Harga berada di atas support kunci S1 (Rp147) namun di bawah pivot point (Rp156). RSI 6 menunjukkan kondisi oversold yang ekstrem pada 14,39, sementara ADX mengindikasikan tren kuat.
Outlook: Potensi rebound teknis dari level oversold dengan target resistance R1 (Rp162), namun momentum bearish moving average tetap dominan. Risiko utama volatilitas tinggi dan likuiditas terbatas. Peluang pada momentum bullish osilator jika mampu bertahan di atas support S1.
Hedera (HBAR) saat ini diperdagangkan di Rp1.247,71 dengan kapitalisasi pasar Rp54,82 triliun, menunjukkan sinyal teknis bearish dari rata-rata bergerak namun osilator netral. Sirkulasi token mencapai 88% dari pasokan maksimum 50 juta HBAR. Tidak ada berita utama terbaru yang mempengaruhi aset ini.
Outlook keseluruhan menunjukkan tekanan jangka pendek dengan risiko lebih lanjut ke support Rp1.201. Peluang ada pada adopsi jaringan yang stabil, namun investor harus waspada terhadap volatilitas tinggi dan sentimen pasar kripto yang berhati-hati.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
Act I: The AI Prophecy (umumnya dikenal sebagai Act I) adalah platform open-source yang terdesentralisasi dan mendukung interaksi unik antar sistem AI. Platform ini bertujuan menciptakan ekosistem di mana berbagai AI, yang didukung oleh token khusus bernama ACT, dapat berkolaborasi satu sama lain serta dengan pengguna manusia. Act I berupaya mendefinisikan ulang chatbot AI tradisional dengan menekankan kreativitas dibandingkan prinsip “membantu, aman, dan jujur”. Melalui kolaborasi antara berbagai jenis AI, seperti generator teks dan gambar, Act I berusaha memajukan pengembangan teknologi AI yang lebih canggih.
Selengkapnya di halaman ACT →Hedera (HBAR) adalah jaringan publik tingkat perusahaan yang paling banyak digunakan, berkelanjutan, untuk ekonomi terdesentralisasi yang memungkinkan individu dan bisnis membuat decentralized applications (DApps) yang kuat. Hedera Hashgraph tidak dibangun di atas blockchain konvensional. HBAR memperkenalkan jenis teknologi buku besar terdistribusi yang benar-benar baru, dikenal sebagai Hashgraph. Teknologi ini memungkinkannya untuk meningkatkan banyak alternatif berbasis blockchain di beberapa area utama, termasuk kecepatan, biaya, dan skalabilitas.
Selengkapnya di halaman HBAR →