Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir
Perbedaan Act I : The AI Prophecy dan Haedal Protocol: Act I : The AI Prophecy diperdagangkan di Rp157,87 (kapitalisasi pasar Rp151,9M, volume 24 jam Rp852,22M), sedangkan Haedal Protocol diperdagangkan di Rp290,72 (kapitalisasi pasar Rp132,23M, volume 24 jam Rp39,22M). Perbedaan utamanya: Act I : The AI Prophecy dan Haedal Protocol berukuran mirip dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai Haedal Protocol dibatasi (454,2M / 1B HAEDAL (46%)), sedangkan Act I : The AI Prophecy terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Act I : The AI Prophecy selama 37 Hari dan Haedal Protocol selama 14 Hari.
| ACT | HAEDAL | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp151,9M | Rp132,23M |
Volume (24h) | Rp852,22M | Rp39,22M |
Suplai yang Beredar | 948,2M ACT | 454,2M / 1B HAEDAL (46%) |
Typical Hold Time | 37 Hari | 14 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
Token ACT saat ini diperdagangkan pada level Rp149,156 dengan sinyal teknis bearish jangka pendek namun menunjukkan momentum bullish pada osilator. Market cap mencapai Rp141,12 juta dengan supply beredar 948,2 juta token. Harga berada di atas support kunci S1 (Rp147) namun di bawah pivot point (Rp156). RSI 6 menunjukkan kondisi oversold yang ekstrem pada 14,39, sementara ADX mengindikasikan tren kuat.
Outlook: Potensi rebound teknis dari level oversold dengan target resistance R1 (Rp162), namun momentum bearish moving average tetap dominan. Risiko utama volatilitas tinggi dan likuiditas terbatas. Peluang pada momentum bullish osilator jika mampu bertahan di atas support S1.
Haedal Protocol saat ini diperdagangkan di Rp299,92 dengan sinyal teknis netral dan bias bearish pada moving average. Token ini memiliki market cap Rp135,42 juta dengan 46% supply beredar. Indikator teknis menunjukkan RSI dalam zona netral sementara ADX mengindikasikan tren kuat. Tidak ada update protokol atau perkembangan ekosistem signifikan yang tercatat.
Outlook keseluruhan netral dengan risiko volatilitas tinggi. Peluang terletak pada potensi rebound dari support Rp284, namun tekanan jual dari moving average dan likuiditas terbatas menjadi perhatian utama. Investor harus waspada terhadap volatilitas kripto dan minimnya informasi fundamental.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Act I: The AI Prophecy (umumnya dikenal sebagai Act I) adalah platform open-source yang terdesentralisasi dan mendukung interaksi unik antar sistem AI. Platform ini bertujuan menciptakan ekosistem di mana berbagai AI, yang didukung oleh token khusus bernama ACT, dapat berkolaborasi satu sama lain serta dengan pengguna manusia. Act I berupaya mendefinisikan ulang chatbot AI tradisional dengan menekankan kreativitas dibandingkan prinsip “membantu, aman, dan jujur”. Melalui kolaborasi antara berbagai jenis AI, seperti generator teks dan gambar, Act I berusaha memajukan pengembangan teknologi AI yang lebih canggih.
Selengkapnya di halaman ACT →Haedal adalah protokol liquid staking terkemuka yang dibangun secara native di jaringan Sui. Protokol ini menyediakan infrastruktur yang kuat, memungkinkan pengguna untuk melakukan staking token SUI dan Walrus ke validator guna memperoleh imbal hasil konsensus secara berkelanjutan, sekaligus membuka likuiditas LST yang dapat dimanfaatkan di berbagai ekosistem DeFi. Haedal bertujuan menjadi tempat utama bagi pengguna untuk staking dan mendapatkan imbal hasil di ekosistem Sui.
Selengkapnya di halaman HAEDAL →