Perbedaan Act I : The AI Prophecy dan Haedal Protocol: Act I : The AI Prophecy diperdagangkan di Rp171,43 (kapitalisasi pasar Rp161,37M, volume 24 jam Rp425,17M), sedangkan Haedal Protocol diperdagangkan di Rp286,29 (kapitalisasi pasar Rp138,54M, volume 24 jam Rp23,59M). Perbedaan utamanya: Act I : The AI Prophecy lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai Haedal Protocol dibatasi (483,3M / 1B HAEDAL (49%)), sedangkan Act I : The AI Prophecy terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Act I : The AI Prophecy selama 38 Hari dan Haedal Protocol selama 15 Hari.
| ACT | HAEDAL | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp161,37M | Rp138,54M |
Volume (24h) | Rp425,17M | Rp23,59M |
Suplai yang Beredar | 948,2M ACT | 483,3M / 1B HAEDAL (49%) |
Typical Hold Time | 38 Hari | 15 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Act I: The AI Prophecy (umumnya dikenal sebagai Act I) adalah platform open-source yang terdesentralisasi dan mendukung interaksi unik antar sistem AI. Platform ini bertujuan menciptakan ekosistem di mana berbagai AI, yang didukung oleh token khusus bernama ACT, dapat berkolaborasi satu sama lain serta dengan pengguna manusia. Act I berupaya mendefinisikan ulang chatbot AI tradisional dengan menekankan kreativitas dibandingkan prinsip “membantu, aman, dan jujur”. Melalui kolaborasi antara berbagai jenis AI, seperti generator teks dan gambar, Act I berusaha memajukan pengembangan teknologi AI yang lebih canggih.
Selengkapnya di halaman ACT →Haedal adalah protokol liquid staking terkemuka yang dibangun secara native di jaringan Sui. Protokol ini menyediakan infrastruktur yang kuat, memungkinkan pengguna untuk melakukan staking token SUI dan Walrus ke validator guna memperoleh imbal hasil konsensus secara berkelanjutan, sekaligus membuka likuiditas LST yang dapat dimanfaatkan di berbagai ekosistem DeFi. Haedal bertujuan menjadi tempat utama bagi pengguna untuk staking dan mendapatkan imbal hasil di ekosistem Sui.
Selengkapnya di halaman HAEDAL →