Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir
Perbedaan Act I : The AI Prophecy dan Balance: Act I : The AI Prophecy diperdagangkan di Rp161,1 (kapitalisasi pasar Rp151,18M, volume 24 jam Rp845,36M), sedangkan Balance diperdagangkan di Rp13,28 (kapitalisasi pasar Rp54,4M, volume 24 jam Rp46,2M). Perbedaan utamanya: Act I : The AI Prophecy jauh lebih besar — sekitar 2,8× kapitalisasi pasar Balance, dan suplai Balance dibatasi (3,7B / 10B EPT (38%)), sedangkan Act I : The AI Prophecy terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Act I : The AI Prophecy selama 37 Hari dan Balance selama 13 Hari.
| ACT | EPT | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp151,18M | Rp54,4M |
Volume (24h) | Rp845,36M | Rp46,2M |
Suplai yang Beredar | 948,2M ACT | 3,7B / 10B EPT (38%) |
Typical Hold Time | 37 Hari | 13 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
Token ACT saat ini diperdagangkan pada level Rp149,156 dengan sinyal teknis bearish jangka pendek namun menunjukkan momentum bullish pada osilator. Market cap mencapai Rp141,12 juta dengan supply beredar 948,2 juta token. Harga berada di atas support kunci S1 (Rp147) namun di bawah pivot point (Rp156). RSI 6 menunjukkan kondisi oversold yang ekstrem pada 14,39, sementara ADX mengindikasikan tren kuat.
Outlook: Potensi rebound teknis dari level oversold dengan target resistance R1 (Rp162), namun momentum bearish moving average tetap dominan. Risiko utama volatilitas tinggi dan likuiditas terbatas. Peluang pada momentum bullish osilator jika mampu bertahan di atas support S1.
Token EPT menunjukkan kondisi pasar dengan market cap Rp54,4M dan supply yang beredar 3,7M dari total 10M token. Hold time rata-rata 13 hari mengindikasikan aktivitas trading jangka pendek. Tanpa data harga terkini, analisis teknis terbatas pada metrik dasar. Tidak ada update protokol atau perkembangan ekosistem yang signifikan berdasarkan data yang tersedia.
Outlook: Potensi pertumbuhan terbatas karena data pasar tidak lengkap dan volume trading tidak diketahui. Risiko utama meliputi volatilitas tinggi, likuiditas rendah, dan ketidakpastian harga. Investor perlu memantau perkembangan protokol dan listing exchange lebih lanjut sebelum mengambil keputusan.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Act I: The AI Prophecy (umumnya dikenal sebagai Act I) adalah platform open-source yang terdesentralisasi dan mendukung interaksi unik antar sistem AI. Platform ini bertujuan menciptakan ekosistem di mana berbagai AI, yang didukung oleh token khusus bernama ACT, dapat berkolaborasi satu sama lain serta dengan pengguna manusia. Act I berupaya mendefinisikan ulang chatbot AI tradisional dengan menekankan kreativitas dibandingkan prinsip “membantu, aman, dan jujur”. Melalui kolaborasi antara berbagai jenis AI, seperti generator teks dan gambar, Act I berusaha memajukan pengembangan teknologi AI yang lebih canggih.
Selengkapnya di halaman ACT →Balance adalah protokol dan framework AI serta Web3 generasi berikutnya yang dirancang untuk aplikasi sosial dan game. Balance mengintegrasikan kecerdasan buatan, teknologi blockchain, dan aplikasi terdesentralisasi secara mulus. Dengan menggabungkan AI Agents—pendamping digital cerdas dan adaptif—dengan Key Nodes yang mengatur dan mengamankan jaringan, Balance menciptakan ekosistem terdesentralisasi yang interaktif untuk hiburan, produktivitas, dan lainnya.
Selengkapnya di halaman EPT →