Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir
Perbedaan Act I : The AI Prophecy dan Dego Finance: Act I : The AI Prophecy diperdagangkan di Rp160,61 (kapitalisasi pasar Rp154,53M, volume 24 jam Rp923,87M), sedangkan Dego Finance diperdagangkan di Rp482,98 (kapitalisasi pasar Rp32,03M, volume 24 jam Rp99,08M). Perbedaan utamanya: Act I : The AI Prophecy jauh lebih besar — sekitar 4,8× kapitalisasi pasar Dego Finance, dan suplai Dego Finance dibatasi (21M / 21M DEGO (100%)), sedangkan Act I : The AI Prophecy terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Act I : The AI Prophecy selama 37 Hari dan Dego Finance selama 12 Hari.
| ACT | DEGO | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp154,53M | Rp32,03M |
Volume (24h) | Rp923,87M | Rp99,08M |
Suplai yang Beredar | 948,2M ACT | 21M / 21M DEGO (100%) |
Typical Hold Time | 37 Hari | 12 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
Token ACT saat ini diperdagangkan pada level Rp149,156 dengan sinyal teknis bearish jangka pendek namun menunjukkan momentum bullish pada osilator. Market cap mencapai Rp141,12 juta dengan supply beredar 948,2 juta token. Harga berada di atas support kunci S1 (Rp147) namun di bawah pivot point (Rp156). RSI 6 menunjukkan kondisi oversold yang ekstrem pada 14,39, sementara ADX mengindikasikan tren kuat.
Outlook: Potensi rebound teknis dari level oversold dengan target resistance R1 (Rp162), namun momentum bearish moving average tetap dominan. Risiko utama volatilitas tinggi dan likuiditas terbatas. Peluang pada momentum bullish osilator jika mampu bertahan di atas support S1.
DEGO Finance menunjukkan kapitalisasi pasar sebesar Rp32,03 juta dengan suplai sirkulasi penuh 21 juta token. Hold time rata-rata 12 hari mengindikasikan aktivitas trading yang cukup aktif. Token ini berada dalam posisi market cap yang relatif kecil di ekosistem crypto. Tidak ada data harga terkini yang tersedia untuk analisis tren jangka pendek dan panjang.
Outlook: Potensi pertumbuhan terbatas karena market cap kecil dan kurangnya data harga terkini. Risiko utama meliputi volatilitas tinggi dan likuiditas rendah. Investor perlu memantau perkembangan protokol dan adopsi ekosistem untuk melihat sinyal positif.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Act I: The AI Prophecy (umumnya dikenal sebagai Act I) adalah platform open-source yang terdesentralisasi dan mendukung interaksi unik antar sistem AI. Platform ini bertujuan menciptakan ekosistem di mana berbagai AI, yang didukung oleh token khusus bernama ACT, dapat berkolaborasi satu sama lain serta dengan pengguna manusia. Act I berupaya mendefinisikan ulang chatbot AI tradisional dengan menekankan kreativitas dibandingkan prinsip “membantu, aman, dan jujur”. Melalui kolaborasi antara berbagai jenis AI, seperti generator teks dan gambar, Act I berusaha memajukan pengembangan teknologi AI yang lebih canggih.
Selengkapnya di halaman ACT →Diluncurkan pada tahun 2020, Dego Finance adalah platform terdesentralisasi yang mengintegrasikan token yang tidak dapat dipertukarkan (NFT) dengan keuangan terdesentralisasi (DeFi). Platform ini beroperasi sebagai ekosistem NFT yang terbuka dan independen.
Selengkapnya di halaman DEGO →