Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir
Perbedaan Act I : The AI Prophecy dan CyberConnect: Act I : The AI Prophecy diperdagangkan di Rp157,53 (kapitalisasi pasar Rp151,9M, volume 24 jam Rp852,22M), sedangkan CyberConnect diperdagangkan di Rp6.246 (kapitalisasi pasar Rp445,29M, volume 24 jam Rp145,11M). Perbedaan utamanya: CyberConnect jauh lebih besar — sekitar 2,9× kapitalisasi pasar Act I : The AI Prophecy, dan suplai CyberConnect dibatasi (71,1M / 100M CYBER (72%)), sedangkan Act I : The AI Prophecy terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Act I : The AI Prophecy selama 37 Hari dan CyberConnect selama 30 Hari.
| ACT | CYBER | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp151,9M | Rp445,29M |
Volume (24h) | Rp852,22M | Rp145,11M |
Suplai yang Beredar | 948,2M ACT | 71,1M / 100M CYBER (72%) |
Typical Hold Time | 37 Hari | 30 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
Token ACT saat ini diperdagangkan pada level Rp149,156 dengan sinyal teknis bearish jangka pendek namun menunjukkan momentum bullish pada osilator. Market cap mencapai Rp141,12 juta dengan supply beredar 948,2 juta token. Harga berada di atas support kunci S1 (Rp147) namun di bawah pivot point (Rp156). RSI 6 menunjukkan kondisi oversold yang ekstrem pada 14,39, sementara ADX mengindikasikan tren kuat.
Outlook: Potensi rebound teknis dari level oversold dengan target resistance R1 (Rp162), namun momentum bearish moving average tetap dominan. Risiko utama volatilitas tinggi dan likuiditas terbatas. Peluang pada momentum bullish osilator jika mampu bertahan di atas support S1.
CYBER saat ini diperdagangkan di Rp6.253 dengan sinyal teknis bearish berdasarkan moving averages, meskipun osilator netral. Token berada di zona support kritis S1 (Rp6.254) dengan tekanan jual dominan. Tidak ada update protokol signifikan yang tercatat, namun tokenomics menunjukkan 72% supply sudah beredar dari total 100 juta token.
Outlook jangka pendek tetap hati-hati dengan risiko breakdown di bawah support Rp6.151. Peluang rebound terbatas kecuali ada momentum positif dari ekosistem. Risiko utama termasuk volatilitas tinggi dan likuiditas terbatas dengan market cap Rp449,88 juta yang relatif kecil.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Act I: The AI Prophecy (umumnya dikenal sebagai Act I) adalah platform open-source yang terdesentralisasi dan mendukung interaksi unik antar sistem AI. Platform ini bertujuan menciptakan ekosistem di mana berbagai AI, yang didukung oleh token khusus bernama ACT, dapat berkolaborasi satu sama lain serta dengan pengguna manusia. Act I berupaya mendefinisikan ulang chatbot AI tradisional dengan menekankan kreativitas dibandingkan prinsip “membantu, aman, dan jujur”. Melalui kolaborasi antara berbagai jenis AI, seperti generator teks dan gambar, Act I berusaha memajukan pengembangan teknologi AI yang lebih canggih.
Selengkapnya di halaman ACT →CyberConnect merupakan jejaring sosial pertama dan terbesar dalam Web3 yang memberikan kesempatan bagi para pengembang untuk menciptakan aplikasi sosial menggunakan ERC-4337/Account Abstraction yang dapat memberdayakan pengguna agar memiliki identitas digital, konten, koneksi, dan interaksi mereka sendiri.
Selengkapnya di halaman CYBER →