Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir
Perbedaan Act I : The AI Prophecy dan Cudis: Act I : The AI Prophecy diperdagangkan di Rp160,61 (kapitalisasi pasar Rp152M, volume 24 jam Rp887,68M), sedangkan Cudis diperdagangkan di Rp83,64 (kapitalisasi pasar Rp20,67M, volume 24 jam Rp75,21M). Perbedaan utamanya: Act I : The AI Prophecy jauh lebih besar — sekitar 7,4× kapitalisasi pasar Cudis, dan suplai Cudis dibatasi (247,5M / 1B CUDIS (25%)), sedangkan Act I : The AI Prophecy terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Act I : The AI Prophecy selama 37 Hari dan Cudis selama 11 Hari.
| ACT | CUDIS | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp152M | Rp20,67M |
Volume (24h) | Rp887,68M | Rp75,21M |
Suplai yang Beredar | 948,2M ACT | 247,5M / 1B CUDIS (25%) |
Typical Hold Time | 37 Hari | 11 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
Token ACT saat ini diperdagangkan pada level Rp149,156 dengan sinyal teknis bearish jangka pendek namun menunjukkan momentum bullish pada osilator. Market cap mencapai Rp141,12 juta dengan supply beredar 948,2 juta token. Harga berada di atas support kunci S1 (Rp147) namun di bawah pivot point (Rp156). RSI 6 menunjukkan kondisi oversold yang ekstrem pada 14,39, sementara ADX mengindikasikan tren kuat.
Outlook: Potensi rebound teknis dari level oversold dengan target resistance R1 (Rp162), namun momentum bearish moving average tetap dominan. Risiko utama volatilitas tinggi dan likuiditas terbatas. Peluang pada momentum bullish osilator jika mampu bertahan di atas support S1.
CUDIS saat ini diperdagangkan pada Rp85,102 dengan kapitalisasi pasar Rp21,03 juta, menunjukkan kondisi bearish berdasarkan sinyal teknis yang didominasi penjualan. Token ini memiliki sirkulasi 25% dari total supply 1 juta CUDIS, dengan rata-rata hold time 11 hari. Tidak ada update protokol atau perkembangan ekosistem yang signifikan dalam periode terakhir.
Outlook keseluruhan cenderung bearish dalam jangka pendek dengan risiko volatilitas tinggi. Peluang terbatas pada potensi rebound dari level support, namun investor perlu waspada terhadap likuiditas rendah dan minimnya aktivitas jaringan yang dapat memperparah fluktuasi harga.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Act I: The AI Prophecy (umumnya dikenal sebagai Act I) adalah platform open-source yang terdesentralisasi dan mendukung interaksi unik antar sistem AI. Platform ini bertujuan menciptakan ekosistem di mana berbagai AI, yang didukung oleh token khusus bernama ACT, dapat berkolaborasi satu sama lain serta dengan pengguna manusia. Act I berupaya mendefinisikan ulang chatbot AI tradisional dengan menekankan kreativitas dibandingkan prinsip “membantu, aman, dan jujur”. Melalui kolaborasi antara berbagai jenis AI, seperti generator teks dan gambar, Act I berusaha memajukan pengembangan teknologi AI yang lebih canggih.
Selengkapnya di halaman ACT →CUDIS sedang membangun Longevity Protocol pertama di dunia yang dirancang untuk membuat longevity dapat dilacak, dipersonalisasi, dan memberikan imbalan. Dengan mengintegrasikan CUDIS Ring, Longevity Hub berbasis AI, dan Super App berbasis blockchain, pengguna memiliki kepemilikan penuh atas data kesehatan mereka, mendapatkan wawasan real-time tentang longevity, serta memperoleh insentif ekonomi untuk mengoptimalkan kesehatan biologis. CUDIS menghadirkan ekosistem baru untuk longevity yang mencakup produk, program, dan layanan nyata serta efektif, bekerja sama dengan mitra di seluruh dunia.
Selengkapnya di halaman CUDIS →