Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir
Perbedaan Act I : The AI Prophecy dan COTI: Act I : The AI Prophecy diperdagangkan di Rp158,46 (kapitalisasi pasar Rp150,12M, volume 24 jam Rp876,11M), sedangkan COTI diperdagangkan di Rp145,11 (kapitalisasi pasar Rp425,7M, volume 24 jam Rp50,26M). Perbedaan utamanya: COTI jauh lebih besar — sekitar 2,8× kapitalisasi pasar Act I : The AI Prophecy, dan suplai COTI dibatasi (2,9B / 4,9B COTI (60%)), sedangkan Act I : The AI Prophecy terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Act I : The AI Prophecy selama 37 Hari dan COTI selama 120 Hari.
| ACT | COTI | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp150,12M | Rp425,7M |
Volume (24h) | Rp876,11M | Rp50,26M |
Suplai yang Beredar | 948,2M ACT | 2,9B / 4,9B COTI (60%) |
Typical Hold Time | 37 Hari | 120 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
Token ACT saat ini diperdagangkan pada level Rp149,156 dengan sinyal teknis bearish jangka pendek namun menunjukkan momentum bullish pada osilator. Market cap mencapai Rp141,12 juta dengan supply beredar 948,2 juta token. Harga berada di atas support kunci S1 (Rp147) namun di bawah pivot point (Rp156). RSI 6 menunjukkan kondisi oversold yang ekstrem pada 14,39, sementara ADX mengindikasikan tren kuat.
Outlook: Potensi rebound teknis dari level oversold dengan target resistance R1 (Rp162), namun momentum bearish moving average tetap dominan. Risiko utama volatilitas tinggi dan likuiditas terbatas. Peluang pada momentum bullish osilator jika mampu bertahan di atas support S1.
COTI saat ini diperdagangkan di zona support kritis Rp146 dengan sinyal teknis bearish dari rata-rata bergerak, meskipun osilator netral. Harga berada di dekat support S1, dengan tekanan jual dominan. Tokenomics menunjukkan 60% suplai beredar dari total 4,9 juta token, dengan rata-rata hold time 120 hari. Tidak ada update protokol besar yang dilaporkan baru-baru ini.
Outlook keseluruhan bearish dalam jangka pendek dengan risiko penurunan menuju support Rp139. Peluang muncul jika harga bertahan di atas Rp146, namun risiko volatilitas tinggi dan likuiditas terbatas memerlukan kehati-hatian. Perhatikan level resistance kunci di Rp150 dan Rp153 untuk konfirmasi reversal.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Act I: The AI Prophecy (umumnya dikenal sebagai Act I) adalah platform open-source yang terdesentralisasi dan mendukung interaksi unik antar sistem AI. Platform ini bertujuan menciptakan ekosistem di mana berbagai AI, yang didukung oleh token khusus bernama ACT, dapat berkolaborasi satu sama lain serta dengan pengguna manusia. Act I berupaya mendefinisikan ulang chatbot AI tradisional dengan menekankan kreativitas dibandingkan prinsip “membantu, aman, dan jujur”. Melalui kolaborasi antara berbagai jenis AI, seperti generator teks dan gambar, Act I berusaha memajukan pengembangan teknologi AI yang lebih canggih.
Selengkapnya di halaman ACT →COTI memasarkan dirinya sebagai platform fintech pertama di level enterprise yang memberdayakan organisasi untuk membangun solusi pembayaran mereka sendiri serta mendigitasian mata uang untuk menghemat waktu dan biaya. Ini adalah salah satu protokol blockchain pertama di dunia yang dioptimalkan untuk pembayaran terdesentralisasi dan dirancang untuk digunakan oleh pedagang, pemerintah, pembayaran DApps, dan penerbit stablecoin.
Selengkapnya di halaman COTI →