Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir
Perbedaan Act I : The AI Prophecy dan Core: Act I : The AI Prophecy diperdagangkan di Rp158,03 (kapitalisasi pasar Rp149,51M, volume 24 jam Rp838,07M), sedangkan Core diperdagangkan di Rp442,42 (kapitalisasi pasar Rp548,66M, volume 24 jam Rp81M). Perbedaan utamanya: Core jauh lebih besar — sekitar 3,7× kapitalisasi pasar Act I : The AI Prophecy, dan suplai Core dibatasi (1,2B / 2,1B CORE (60%)), sedangkan Act I : The AI Prophecy terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Act I : The AI Prophecy selama 37 Hari dan Core selama 37 Hari.
| ACT | CORE | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp149,51M | Rp548,66M |
Volume (24h) | Rp838,07M | Rp81M |
Suplai yang Beredar | 948,2M ACT | 1,2B / 2,1B CORE (60%) |
Typical Hold Time | 37 Hari | 37 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
Token ACT saat ini diperdagangkan pada level Rp149,156 dengan sinyal teknis bearish jangka pendek namun menunjukkan momentum bullish pada osilator. Market cap mencapai Rp141,12 juta dengan supply beredar 948,2 juta token. Harga berada di atas support kunci S1 (Rp147) namun di bawah pivot point (Rp156). RSI 6 menunjukkan kondisi oversold yang ekstrem pada 14,39, sementara ADX mengindikasikan tren kuat.
Outlook: Potensi rebound teknis dari level oversold dengan target resistance R1 (Rp162), namun momentum bearish moving average tetap dominan. Risiko utama volatilitas tinggi dan likuiditas terbatas. Peluang pada momentum bullish osilator jika mampu bertahan di atas support S1.
CORE saat ini diperdagangkan di Rp439,32 dengan kapitalisasi pasar Rp558,41 juta, menunjukkan sinyal teknis bearish dari rata-rata bergerak meski osilator netral. Token berada di zona support kritis S1 (Rp438), dengan sirkulasi supply 60% dari total 2,1 juta token. Tidak ada update protokol signifikan yang dilaporkan dalam beberapa pekan terakhir berdasarkan data CoinGecko per Juni 2026.
Outlook jangka pendek cenderung bearish dengan risiko penurunan menuju support Rp428 jika level Rp438 tidak bertahan. Peluang rebound terbatas pada breakout di atas resistance Rp466, namun volume trading yang rendah dan sentimen pasar kripto global yang hati-hati membatasi potensi kenaikan. Risiko utama termasuk volatilitas tinggi dan likuiditas terbatas di pasar IDR.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
Act I: The AI Prophecy (umumnya dikenal sebagai Act I) adalah platform open-source yang terdesentralisasi dan mendukung interaksi unik antar sistem AI. Platform ini bertujuan menciptakan ekosistem di mana berbagai AI, yang didukung oleh token khusus bernama ACT, dapat berkolaborasi satu sama lain serta dengan pengguna manusia. Act I berupaya mendefinisikan ulang chatbot AI tradisional dengan menekankan kreativitas dibandingkan prinsip “membantu, aman, dan jujur”. Melalui kolaborasi antara berbagai jenis AI, seperti generator teks dan gambar, Act I berusaha memajukan pengembangan teknologi AI yang lebih canggih.
Selengkapnya di halaman ACT →CORE (Core) adalah blockchain layer 1 yang kompatibel dengan Ethereum Virtual Machine (EVM). Artinya, blockchain ini mampu menjalankan smart contract Ethereum dan aplikasi terdesentralisasi (dApps). Jaringan Core beroperasi menggunakan mekanisme konsensus Satoshi Plus, yang menjamin keamanan jaringan melalui kombinasi hash penambangan Bitcoin yang didelegasikan dan Proof-of-Stake (DPoS) yang didelegasikan. Protokol ini didukung oleh token asli bernama CORE.
Selengkapnya di halaman CORE →