Perbedaan Act I : The AI Prophecy dan Core: Act I : The AI Prophecy diperdagangkan di Rp184,43 (kapitalisasi pasar Rp174,12M, volume 24 jam Rp502,07M), sedangkan Core diperdagangkan di Rp347,57 (kapitalisasi pasar Rp438,69M, volume 24 jam Rp54,94M). Perbedaan utamanya: Core jauh lebih besar — sekitar 2,5× kapitalisasi pasar Act I : The AI Prophecy, dan suplai Core dibatasi (1,2B / 2,1B CORE (60%)), sedangkan Act I : The AI Prophecy terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Act I : The AI Prophecy selama 38 Hari dan Core selama 39 Hari.
| ACT | CORE | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp174,12M | Rp438,69M |
Volume (24h) | Rp502,07M | Rp54,94M |
Suplai yang Beredar | 948,2M ACT | 1,2B / 2,1B CORE (60%) |
Typical Hold Time | 38 Hari | 39 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
Token ACT menunjukkan sinyal teknis bullish dengan harga saat ini Rp183,788 dan market cap Rp181,91 juta. RSI mengindikasikan kondisi overbought, namun moving averages dan ADX mendukung tren naik. Tidak ada update fundamental signifikan yang tercatat untuk proyek ini dalam beberapa bulan terakhir. Volume perdagangan dan aktivitas jaringan tampak terbatas berdasarkan data yang tersedia.
Outlook jangka pendek cenderung positif secara teknis, namun investor perlu waspada terhadap risiko volatilitas tinggi karena likuiditas terbatas dan minimnya perkembangan fundamental. Risiko utama termasuk potensi koreksi akibat kondisi overbought dan ketergantungan pada momentum teknis semata tanpa dukungan fundamental yang kuat.
Aset CORE saat ini diperdagangkan di zona bearish dengan harga Rp352,84, di bawah pivot point Rp357. Teknikal menunjukkan tekanan jual yang kuat dari rata-rata bergerak, meskipun osilator netral. Token memiliki sirkulasi 60% dari total supply 2,1 juta CORE, dengan waktu holding rata-rata 39 hari. Tidak ada update protokol atau perkembangan ekosistem yang signifikan dilaporkan dalam beberapa pekan terakhir.
Outlook keseluruhan tetap hati-hati dengan risiko dominan. Peluang muncul jika harga bisa bertahan di support kunci Rp345, namun kerentanan terhadap volatilitas crypto dan tekanan jual teknikal memerlukan kehati-hatian. Risiko utama termasuk likuiditas terbatas (market cap Rp438,53 juta) dan ketiadaan catalyst fundamental baru yang dapat mendorong pemulihan harga dalam jangka pendek.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Act I: The AI Prophecy (umumnya dikenal sebagai Act I) adalah platform open-source yang terdesentralisasi dan mendukung interaksi unik antar sistem AI. Platform ini bertujuan menciptakan ekosistem di mana berbagai AI, yang didukung oleh token khusus bernama ACT, dapat berkolaborasi satu sama lain serta dengan pengguna manusia. Act I berupaya mendefinisikan ulang chatbot AI tradisional dengan menekankan kreativitas dibandingkan prinsip “membantu, aman, dan jujur”. Melalui kolaborasi antara berbagai jenis AI, seperti generator teks dan gambar, Act I berusaha memajukan pengembangan teknologi AI yang lebih canggih.
Selengkapnya di halaman ACT →CORE (Core) adalah blockchain layer 1 yang kompatibel dengan Ethereum Virtual Machine (EVM). Artinya, blockchain ini mampu menjalankan smart contract Ethereum dan aplikasi terdesentralisasi (dApps). Jaringan Core beroperasi menggunakan mekanisme konsensus Satoshi Plus, yang menjamin keamanan jaringan melalui kombinasi hash penambangan Bitcoin yang didelegasikan dan Proof-of-Stake (DPoS) yang didelegasikan. Protokol ini didukung oleh token asli bernama CORE.
Selengkapnya di halaman CORE →