Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir
Perbedaan Act I : The AI Prophecy dan Yei Finance (Clovis): Act I : The AI Prophecy diperdagangkan di Rp162,42 (kapitalisasi pasar Rp152,08M, volume 24 jam Rp883,66M), sedangkan Yei Finance (Clovis) diperdagangkan di Rp3.278 (kapitalisasi pasar Rp434,79M, volume 24 jam Rp335,49M). Perbedaan utamanya: Yei Finance (Clovis) jauh lebih besar — sekitar 2,9× kapitalisasi pasar Act I : The AI Prophecy, dan suplai Yei Finance (Clovis) dibatasi (129,1M / 1B CLO (13%)), sedangkan Act I : The AI Prophecy terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Act I : The AI Prophecy selama 37 Hari dan Yei Finance (Clovis) selama 2 Hari.
| ACT | CLO | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp152,08M | Rp434,79M |
Volume (24h) | Rp883,66M | Rp335,49M |
Suplai yang Beredar | 948,2M ACT | 129,1M / 1B CLO (13%) |
Typical Hold Time | 37 Hari | 2 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
Token ACT saat ini diperdagangkan pada level Rp149,156 dengan sinyal teknis bearish jangka pendek namun menunjukkan momentum bullish pada osilator. Market cap mencapai Rp141,12 juta dengan supply beredar 948,2 juta token. Harga berada di atas support kunci S1 (Rp147) namun di bawah pivot point (Rp156). RSI 6 menunjukkan kondisi oversold yang ekstrem pada 14,39, sementara ADX mengindikasikan tren kuat.
Outlook: Potensi rebound teknis dari level oversold dengan target resistance R1 (Rp162), namun momentum bearish moving average tetap dominan. Risiko utama volatilitas tinggi dan likuiditas terbatas. Peluang pada momentum bullish osilator jika mampu bertahan di atas support S1.
Yei Finance (CLO) menunjukkan sinyal teknis bullish dengan harga saat ini Rp3.676,04 dan market cap Rp438,74 juta, didukung oleh moving averages yang kuat namun dengan osilator netral. Token ini memiliki sirkulasi rendah (13%) dengan hold time pendek (2 hari), menunjukkan volatilitas tinggi. Tidak ada update protokol atau perkembangan ekosistem signifikan yang tercatat.
Outlook keseluruhan netral-cenderung-bullish dengan peluang dari momentum teknis, namun risiko utama meliputi volatilitas ekstrem, likuiditas terbatas, dan sirkulasi token yang rendah. Investor harus waspada terhadap level support kunci di Rp2.833 dan resistance di Rp4.041.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Act I: The AI Prophecy (umumnya dikenal sebagai Act I) adalah platform open-source yang terdesentralisasi dan mendukung interaksi unik antar sistem AI. Platform ini bertujuan menciptakan ekosistem di mana berbagai AI, yang didukung oleh token khusus bernama ACT, dapat berkolaborasi satu sama lain serta dengan pengguna manusia. Act I berupaya mendefinisikan ulang chatbot AI tradisional dengan menekankan kreativitas dibandingkan prinsip “membantu, aman, dan jujur”. Melalui kolaborasi antara berbagai jenis AI, seperti generator teks dan gambar, Act I berusaha memajukan pengembangan teknologi AI yang lebih canggih.
Selengkapnya di halaman ACT →Yei Finance (Clovis) adalah layer abstraksi likuiditas yang dirancang untuk menyatukan kembali modal yang terfragmentasi di berbagai jaringan. Platform ini mengintegrasikan DEX lintas chain, pasar uang, dan layanan bridge untuk menyediakan likuiditas global sesuai permintaan bagi berbagai aset dan blockchain. Arsitekturnya memungkinkan penyedia likuiditas memperoleh imbal hasil terdiversifikasi serta menghadirkan transfer lintas jaringan yang hampir instan bagi pengguna.
Selengkapnya di halaman CLO →