Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir
Perbedaan Act I : The AI Prophecy dan Nervos Network: Act I : The AI Prophecy diperdagangkan di Rp157,91 (kapitalisasi pasar Rp150,12M, volume 24 jam Rp876,11M), sedangkan Nervos Network diperdagangkan di Rp15,87 (kapitalisasi pasar Rp783,64M, volume 24 jam Rp50,68M). Perbedaan utamanya: Nervos Network jauh lebih besar — sekitar 5,2× kapitalisasi pasar Act I : The AI Prophecy, dan suplai beredar Act I : The AI Prophecy 948,2M ACT dibanding 49,1B CKB milik Nervos Network. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Act I : The AI Prophecy selama 37 Hari dan Nervos Network selama 48 Hari.
| ACT | CKB | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp150,12M | Rp783,64M |
Volume (24h) | Rp876,11M | Rp50,68M |
Suplai yang Beredar | 948,2M ACT | 49,1B CKB |
Typical Hold Time | 37 Hari | 48 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
Token ACT saat ini diperdagangkan pada level Rp149,156 dengan sinyal teknis bearish jangka pendek namun menunjukkan momentum bullish pada osilator. Market cap mencapai Rp141,12 juta dengan supply beredar 948,2 juta token. Harga berada di atas support kunci S1 (Rp147) namun di bawah pivot point (Rp156). RSI 6 menunjukkan kondisi oversold yang ekstrem pada 14,39, sementara ADX mengindikasikan tren kuat.
Outlook: Potensi rebound teknis dari level oversold dengan target resistance R1 (Rp162), namun momentum bearish moving average tetap dominan. Risiko utama volatilitas tinggi dan likuiditas terbatas. Peluang pada momentum bullish osilator jika mampu bertahan di atas support S1.
Nervos Network (CKB) saat ini diperdagangkan pada harga Rp16.102 dengan sinyal teknis keseluruhan BEARISH berdasarkan indikator moving average yang menunjukkan tekanan jual kuat (13 sinyal jual, 0 beli). RSI dan ADX dalam zona netral, menandakan ketidakpastian momentum jangka pendek. Tidak ada update protokol atau perkembangan ekosistem signifikan yang dilaporkan baru-baru ini.
Outlook keseluruhan cenderung bearish dengan risiko volatilitas tinggi. Peluang terbatas pada potensi rebound dari support kunci di Rp15, namun investor perlu waspada terhadap tekanan jual berkelanjutan dan rendahnya likuiditas dengan market cap hanya Rp791,69 juta.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Act I: The AI Prophecy (umumnya dikenal sebagai Act I) adalah platform open-source yang terdesentralisasi dan mendukung interaksi unik antar sistem AI. Platform ini bertujuan menciptakan ekosistem di mana berbagai AI, yang didukung oleh token khusus bernama ACT, dapat berkolaborasi satu sama lain serta dengan pengguna manusia. Act I berupaya mendefinisikan ulang chatbot AI tradisional dengan menekankan kreativitas dibandingkan prinsip “membantu, aman, dan jujur”. Melalui kolaborasi antara berbagai jenis AI, seperti generator teks dan gambar, Act I berusaha memajukan pengembangan teknologi AI yang lebih canggih.
Selengkapnya di halaman ACT →Nervos Network (CKB) adalah ekosistem blockchain publik open-source. Tujuannya adalah untuk menciptakan jaringan ekonomi kripto peer-to-peer (P2P) di mana pengguna dapat mengakses berbagai layanan dan kapabilitas blockchain yang terbukti aman.
Selengkapnya di halaman CKB →