Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir
Perbedaan Act I : The AI Prophecy dan Bitcoin: Act I : The AI Prophecy diperdagangkan di Rp161,12 (kapitalisasi pasar Rp154,53M, volume 24 jam Rp923,87M), sedangkan Bitcoin diperdagangkan di Rp1.120.713.000 (kapitalisasi pasar Rp22.621,03T, volume 24 jam Rp507,13T). Perbedaan utamanya: Bitcoin jauh lebih besar — sekitar 146386× kapitalisasi pasar Act I : The AI Prophecy, dan suplai Bitcoin dibatasi (20,1M / 21M BTC (96%)), sedangkan Act I : The AI Prophecy terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Act I : The AI Prophecy selama 37 Hari dan Bitcoin selama 104 Hari.
| ACT | BTC | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp154,53M | Rp22.621,03T |
Volume (24h) | Rp923,87M | Rp507,13T |
Suplai yang Beredar | 948,2M ACT | 20,1M / 21M BTC (96%) |
Typical Hold Time | 37 Hari | 104 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
Token ACT saat ini diperdagangkan pada level Rp149,156 dengan sinyal teknis bearish jangka pendek namun menunjukkan momentum bullish pada osilator. Market cap mencapai Rp141,12 juta dengan supply beredar 948,2 juta token. Harga berada di atas support kunci S1 (Rp147) namun di bawah pivot point (Rp156). RSI 6 menunjukkan kondisi oversold yang ekstrem pada 14,39, sementara ADX mengindikasikan tren kuat.
Outlook: Potensi rebound teknis dari level oversold dengan target resistance R1 (Rp162), namun momentum bearish moving average tetap dominan. Risiko utama volatilitas tinggi dan likuiditas terbatas. Peluang pada momentum bullish osilator jika mampu bertahan di atas support S1.
Bitcoin saat ini diperdagangkan di Rp1.121.033.544 dengan sinyal teknis bearish berdasarkan moving averages, meskipun osilator netral. Harga berada di atas titik pivot Rp1.124.597.720 dengan support kuat di Rp1.103.429.351. Sirkulasi token mencapai 96% dari total supply 21 juta BTC, menunjukkan tingkat adopsi yang tinggi. Berita terbaru mencatat sentimen campuran dengan prediksi bullish jangka panjang namun tekanan jangka pendek akibat faktor makroekonomi.
Outlook keseluruhan netral-cenderung bearish dalam jangka pendek dengan peluang akumulasi di level support. Risiko utama termasuk volatilitas tinggi, tekanan regulasi global, dan ketergantungan pada likuiditas pasar. Investor disarankan memantau level support kritis dan perkembangan regulasi cryptocurrency.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
Act I: The AI Prophecy (umumnya dikenal sebagai Act I) adalah platform open-source yang terdesentralisasi dan mendukung interaksi unik antar sistem AI. Platform ini bertujuan menciptakan ekosistem di mana berbagai AI, yang didukung oleh token khusus bernama ACT, dapat berkolaborasi satu sama lain serta dengan pengguna manusia. Act I berupaya mendefinisikan ulang chatbot AI tradisional dengan menekankan kreativitas dibandingkan prinsip “membantu, aman, dan jujur”. Melalui kolaborasi antara berbagai jenis AI, seperti generator teks dan gambar, Act I berusaha memajukan pengembangan teknologi AI yang lebih canggih.
Selengkapnya di halaman ACT →Diciptakan pada Januari 2009 oleh Satoshi Nakamoto. BTC adalah mata uang online terdesentralisasi pertama dan paling banyak digunakan dengan kapitalisasi pasar tertinggi. Tujuannya adalah untuk menyediakan sistem pembayaran peer-to-peer tanpa membutuhkan pihak ketiga. Total pasokan BTC terbatas pada 21 juta keping saja. Di Oktober 2020, ada lebih dari 85% BTC yang telah beredar.
Selengkapnya di halaman BTC →