Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir
Perbedaan Act I : The AI Prophecy dan Avantis: Act I : The AI Prophecy diperdagangkan di Rp159,32 (kapitalisasi pasar Rp150,12M, volume 24 jam Rp876,11M), sedangkan Avantis diperdagangkan di Rp1.701 (kapitalisasi pasar Rp561,82M, volume 24 jam Rp472,02M). Perbedaan utamanya: Avantis jauh lebih besar — sekitar 3,7× kapitalisasi pasar Act I : The AI Prophecy, dan suplai Avantis dibatasi (329,1M / 1B AVNT (33%)), sedangkan Act I : The AI Prophecy terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Act I : The AI Prophecy selama 37 Hari dan Avantis selama 19 Hari.
| ACT | AVNT | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp150,12M | Rp561,82M |
Volume (24h) | Rp876,11M | Rp472,02M |
Suplai yang Beredar | 948,2M ACT | 329,1M / 1B AVNT (33%) |
Typical Hold Time | 37 Hari | 19 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
Token ACT saat ini diperdagangkan pada level Rp149,156 dengan sinyal teknis bearish jangka pendek namun menunjukkan momentum bullish pada osilator. Market cap mencapai Rp141,12 juta dengan supply beredar 948,2 juta token. Harga berada di atas support kunci S1 (Rp147) namun di bawah pivot point (Rp156). RSI 6 menunjukkan kondisi oversold yang ekstrem pada 14,39, sementara ADX mengindikasikan tren kuat.
Outlook: Potensi rebound teknis dari level oversold dengan target resistance R1 (Rp162), namun momentum bearish moving average tetap dominan. Risiko utama volatilitas tinggi dan likuiditas terbatas. Peluang pada momentum bullish osilator jika mampu bertahan di atas support S1.
AVNT diperdagangkan pada Rp1.666 dengan sinyal teknis bearish berdasarkan moving averages, meskipun osilator netral. Token ini memiliki market cap Rp542,78 juta dengan supply terbatas 1 juta token, namun hanya 33% yang beredar. Tidak ada update protokol atau perkembangan ekosistem yang signifikan yang dilaporkan baru-baru ini.
Outlook keseluruhan menunjukkan tekanan jangka pendek dengan risiko volatilitas tinggi. Peluang terbatas pada potensi rebound dari support, namun risiko likuiditas rendah dan sentimen bearish mendominasi. Investor harus waspada terhadap volume perdagangan yang minim dan kurangnya aktivitas pengembangan.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Act I: The AI Prophecy (umumnya dikenal sebagai Act I) adalah platform open-source yang terdesentralisasi dan mendukung interaksi unik antar sistem AI. Platform ini bertujuan menciptakan ekosistem di mana berbagai AI, yang didukung oleh token khusus bernama ACT, dapat berkolaborasi satu sama lain serta dengan pengguna manusia. Act I berupaya mendefinisikan ulang chatbot AI tradisional dengan menekankan kreativitas dibandingkan prinsip “membantu, aman, dan jujur”. Melalui kolaborasi antara berbagai jenis AI, seperti generator teks dan gambar, Act I berusaha memajukan pengembangan teknologi AI yang lebih canggih.
Selengkapnya di halaman ACT →Avantis adalah DEX perpetual RWA terbesar di DeFi, dibangun di atas Base. Platform ini memungkinkan pengguna memperdagangkan kripto dan aset dunia nyata seperti FX, komoditas, indeks, dan ekuitas. Didukung oleh Pantera dan Coinbase, Avantis menghadirkan produk berstandar institusi dengan transparansi dan aksesibilitas DeFi, menawarkan leverage hingga 500x.
Selengkapnya di halaman AVNT →