Ikon aset - trading kripto, saham, dan emas di Pluang
Trading di Pluang
Satu platform untuk semua pasar
Download
Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Perbedaan Harga & Kinerja Act I : The AI Prophecy (ACT) vs API3 (API3)

Act I : The AI Prophecy
API3

Kinerja harga

Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir

Statistik utama

Perbedaan Act I : The AI Prophecy dan API3: Act I : The AI Prophecy diperdagangkan di Rp160,06 (kapitalisasi pasar Rp151,18M, volume 24 jam Rp845,36M), sedangkan API3 diperdagangkan di Rp3.953 (kapitalisasi pasar Rp345,62M, volume 24 jam Rp142,62M). Perbedaan utamanya: API3 jauh lebih besar — sekitar 2,3× kapitalisasi pasar Act I : The AI Prophecy, dan suplai beredar Act I : The AI Prophecy 948,2M ACT dibanding 86,4M API3 milik API3. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Act I : The AI Prophecy selama 37 Hari dan API3 selama 40 Hari.

ACTAPI3
Kap. Pasar
Rp151,18MRp345,62M
Volume (24h)
Rp845,36MRp142,62M
Suplai yang Beredar
948,2M ACT86,4M API3
Typical Hold Time
37 Hari40 Hari

Ringkasan Aura AI

Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial

Act I : The AI Prophecy

Token ACT saat ini diperdagangkan pada level Rp149,156 dengan sinyal teknis bearish jangka pendek namun menunjukkan momentum bullish pada osilator. Market cap mencapai Rp141,12 juta dengan supply beredar 948,2 juta token. Harga berada di atas support kunci S1 (Rp147) namun di bawah pivot point (Rp156). RSI 6 menunjukkan kondisi oversold yang ekstrem pada 14,39, sementara ADX mengindikasikan tren kuat.

Outlook: Potensi rebound teknis dari level oversold dengan target resistance R1 (Rp162), namun momentum bearish moving average tetap dominan. Risiko utama volatilitas tinggi dan likuiditas terbatas. Peluang pada momentum bullish osilator jika mampu bertahan di atas support S1.

API3

API3 saat ini diperdagangkan di Rp3.945 dengan sinyal teknis bearish berdasarkan moving averages, meskipun osilator netral. Token ini berada di zona support kritis antara S1 (Rp3.942) dan S2 (Rp3.842), dengan market cap Rp348,44 juta. Hold time rata-rata 40 hari menunjukkan holding jangka menengah. Tidak ada update protokol signifikan yang dilaporkan dalam beberapa pekan terakhir berdasarkan data CoinGecko per 2024.

Outlook keseluruhan bearish dengan risiko penurunan menuju support lebih rendah. Peluang muncul jika harga bertahan di atas S2, namun tekanan jual dari moving averages mengindikasikan kehati-hatian. Risiko utama termasuk volatilitas tinggi, likuiditas terbatas, dan ketiadaan perkembangan fundamental baru yang dapat mendorong permintaan.

Sentimen investor di Pluang

Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir

ACT
79% Beli21% Jual
Rata-rata periode kepemilikan · 37 Hari
API3
4% Beli96% Jual
Rata-rata periode kepemilikan · 40 Hari

Tentang Act I : The AI Prophecy

Act I: The AI Prophecy (umumnya dikenal sebagai Act I) adalah platform open-source yang terdesentralisasi dan mendukung interaksi unik antar sistem AI. Platform ini bertujuan menciptakan ekosistem di mana berbagai AI, yang didukung oleh token khusus bernama ACT, dapat berkolaborasi satu sama lain serta dengan pengguna manusia. Act I berupaya mendefinisikan ulang chatbot AI tradisional dengan menekankan kreativitas dibandingkan prinsip “membantu, aman, dan jujur”. Melalui kolaborasi antara berbagai jenis AI, seperti generator teks dan gambar, Act I berusaha memajukan pengembangan teknologi AI yang lebih canggih.

Selengkapnya di halaman ACT

Tentang API3

API3 merupakan token ERC-20 yang berbasis di blockchain Ethereum. Tujuan API3 adalah untuk menyediakan versi API terdesentralisasi yang akan dibangun, dikelola, dan dimonetisasi. Untuk mencapai status terdesentralisasi sepenuhnya, insentif dari para partisipan disesuaikan melalui tata kelola, keamanan, dan utilitas value capture dari token API3. Proyek ini memiliki model tata kelola yang terbuka dan langsung, di mana pemegang token API3 bisa staking untuk mendapatkan keuntungan hak voting langsung di DAO API3.

Selengkapnya di halaman API3