Ikon aset - trading kripto, saham, dan emas di Pluang
Trading di Pluang
Satu platform untuk semua pasar
Download
Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Perbedaan Harga & Kinerja Acset Indonusa Tbk (ACST) vs Garuda Maintenance Facility Aero Asia Tbk. (GMFI)

Acset Indonusa Tbk
Garuda Maintenance Facility Aero Asia Tbk.

Kinerja harga

Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir

Statistik utama

Perbedaan Acset Indonusa Tbk dan Garuda Maintenance Facility Aero Asia Tbk.: Acset Indonusa Tbk diperdagangkan di Rp76 (kapitalisasi pasar 1,36 T, volume 24 jam 45,9 rb), sedangkan Garuda Maintenance Facility Aero Asia Tbk. diperdagangkan di Rp51 (kapitalisasi pasar 6,62 T, volume 24 jam 48,73 jt). Perbedaan utamanya: Garuda Maintenance Facility Aero Asia Tbk. jauh lebih besar — sekitar 4,9× kapitalisasi pasar Acset Indonusa Tbk, dan Garuda Maintenance Facility Aero Asia Tbk. lebih aktif diperdagangkan (48,73 jt vs 45,9 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

ACSTGMFI
Kapitalisasi Pasar
1,36 T6,62 T
Volume
45,9 rb48,73 jt
Lot
459487,25 rb
Perputaran
3,52 jt2,54 M
Harga Rata-rata
76,7552,05
Nilai Transaksi
3,52 jt2,54 M
Harga Ekuilibrium Indikatif
7651
Volume Ekuilibrium Indikatif
362,32 rb

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

ACST
Lihat detail
GMFI
Lihat detail

Tentang Acset Indonusa Tbk

PT Acset Indonusa Tbk (the Company) was establised based on Notarial Deed No.2 dated January 10, 1995 of Ny. Liliana Arif Gondoutomo, S.H., Notary in Bekasi.

Selengkapnya di halaman ACST

Tentang Garuda Maintenance Facility Aero Asia Tbk.

Starting out in 1949, GMF AeroAsia originated as the Technical Division of Garuda Indonesia Airlines at the Kemayoran and Halim Perdanakusuma airports in Jakarta, Indonesia. In 1984, GMF AeroAsia was relocated to Soekarno-Hatta International Airport and rebranded itself as the Division of Maintenance & Engineering (M & E), which eventually developed into an independent business unit.Subsequently in 1998, the M & E Division transformed into the Strategic Business Unit (SBU-GMF), handling all Garuda Indonesia's fleet maintenance activities, thus honing its competitive edge. Eventually in 2002 SBU-GMF was spun off from Garuda Indonesia, and officially became an independent entity under the name of PT Garuda Maintenance Facility Aero Asia.GMF AeroAsia is now rightly considered as the best and biggest aircraft maintenance companies in the region, providing the excellence of integrated solutions for all customers around the world.PT. Garuda Maintenance Facility Aero Asia Tbk (the Company) was established based on deed No. 93 dated April 26, 2002 of Arry Supratno, SH, notary in Jakarta.

Selengkapnya di halaman GMFI