Perbedaan Access Protocol dan Skate: Access Protocol diperdagangkan di Rp2,23 (kapitalisasi pasar Rp115,52M, volume 24 jam Rp2,23M), sedangkan Skate diperdagangkan di Rp42,51 (kapitalisasi pasar Rp7,09M, volume 24 jam Rp3,68M). Perbedaan utamanya: Access Protocol jauh lebih besar — sekitar 16,3× kapitalisasi pasar Skate, dan suplai Skate dibatasi (166,9M / 1B SKATE (17%)), sedangkan Access Protocol terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Access Protocol selama 16 Hari dan Skate selama 12 Hari.
| ACS | SKATE | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp115,52M | Rp7,09M |
Volume (24h) | Rp2,23M | Rp3,68M |
Suplai yang Beredar | 51,6B ACS | 166,9M / 1B SKATE (17%) |
Typical Hold Time | 16 Hari | 12 Hari |
Access Protocol menawarkan metode baru bagi penerbit media digital dan kreator konten untuk memonetisasi karya mereka. Alih-alih pembayaran langganan tradisional, pengguna melakukan staking token ACS untuk mendapatkan akses ke konten digital premium.
Selengkapnya di halaman ACS →Skate adalah infrastruktur multi-VM yang memungkinkan aplikasi terdesentralisasi berjalan mulus di berbagai blockchain. Skate juga memberi akses native ke aplikasi khusus VM, sehingga aplikasi EVM dapat beroperasi langsung di lingkungan SVM atau MOVE.
Selengkapnya di halaman SKATE →