Perbedaan Access Protocol dan Rootstock Infrastructure Framework: Access Protocol diperdagangkan di Rp2,23 (kapitalisasi pasar Rp115,52M, volume 24 jam Rp2,23M), sedangkan Rootstock Infrastructure Framework diperdagangkan di Rp1.249 (kapitalisasi pasar Rp1,24T, volume 24 jam Rp137,56M). Perbedaan utamanya: Rootstock Infrastructure Framework jauh lebih besar — sekitar 10,7× kapitalisasi pasar Access Protocol, dan suplai Rootstock Infrastructure Framework dibatasi (1B / 1B RIF (100%)), sedangkan Access Protocol terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Access Protocol selama 16 Hari dan Rootstock Infrastructure Framework selama 12 Hari.
| ACS | RIF | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp115,52M | Rp1,24T |
Volume (24h) | Rp2,23M | Rp137,56M |
Suplai yang Beredar | 51,6B ACS | 1B / 1B RIF (100%) |
Typical Hold Time | 16 Hari | 12 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Access Protocol menawarkan metode baru bagi penerbit media digital dan kreator konten untuk memonetisasi karya mereka. Alih-alih pembayaran langganan tradisional, pengguna melakukan staking token ACS untuk mendapatkan akses ke konten digital premium.
Selengkapnya di halaman ACS →RIF memungkinkan pemegangnya berpartisipasi dalam tata kelola RootsotckCollective, sebuah DAO yang mendukung dan memberi penghargaan kepada proyek yang dibangun di atas Bitcoin menggunakan Rootstock. RIF yang dipertaruhkan dalam DAO (stRIF) berfungsi sebagai token tata kelola, memberikan anggota hak untuk memperoleh hadiah dalam bentuk Bitcoin dan RIF. Inisiatif yang sedang berjalan mencakup program hibah terdesentralisasi dan CollectiveRewards.
Selengkapnya di halaman RIF →