Perbedaan Access Protocol dan Newton Protocol: Access Protocol diperdagangkan di Rp2,23 (kapitalisasi pasar Rp115,52M, volume 24 jam Rp2,23M), sedangkan Newton Protocol diperdagangkan di Rp675,01 (kapitalisasi pasar Rp210,84M, volume 24 jam Rp36,31M). Perbedaan utamanya: Newton Protocol lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai Newton Protocol dibatasi (312,8M / 1B NEWT (32%)), sedangkan Access Protocol terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Access Protocol selama 16 Hari dan Newton Protocol selama 26 Hari.
| ACS | NEWT | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp115,52M | Rp210,84M |
Volume (24h) | Rp2,23M | Rp36,31M |
Suplai yang Beredar | 51,6B ACS | 312,8M / 1B NEWT (32%) |
Typical Hold Time | 16 Hari | 26 Hari |
Access Protocol menawarkan metode baru bagi penerbit media digital dan kreator konten untuk memonetisasi karya mereka. Alih-alih pembayaran langganan tradisional, pengguna melakukan staking token ACS untuk mendapatkan akses ke konten digital premium.
Selengkapnya di halaman ACS →Newton Protocol berfungsi sebagai lapisan otomatisasi yang dapat diverifikasi untuk keuangan on-chain, memungkinkan pengguna mendelegasikan tindakan kompleks lintas-chain kepada agen AI sambil memastikan setiap langkah mematuhi panduan yang ditetapkan pengguna melalui jaminan cryptography. Protokol ini menggabungkan smart accounts, seperti ERC-4337 dan EIP-7702, untuk delegasi yang terperinci, bersama dengan Trusted Execution Environment (TEE) attestations dan zero-knowledge proofs (ZKP) untuk memverifikasi keakuratan setiap keputusan off-chain. Tujuannya adalah mengubah otomatisasi menjadi kerangka kerja minim-kepercayaan, sehingga memfasilitasi agentic finance di berbagai blockchain.
Selengkapnya di halaman NEWT →