Perbedaan Access Protocol dan Manta Network: Access Protocol diperdagangkan di Rp2,23 (kapitalisasi pasar Rp115,56M, volume 24 jam Rp2,31M), sedangkan Manta Network diperdagangkan di Rp1.019 (kapitalisasi pasar Rp486,1M, volume 24 jam Rp35,73M). Perbedaan utamanya: Manta Network jauh lebih besar — sekitar 4,2× kapitalisasi pasar Access Protocol, dan suplai beredar Access Protocol 51,6B ACS dibanding 478,1M MANTA milik Manta Network. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Access Protocol selama 16 Hari dan Manta Network selama 120 Hari.
| ACS | MANTA | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp115,56M | Rp486,1M |
Volume (24h) | Rp2,31M | Rp35,73M |
Suplai yang Beredar | 51,6B ACS | 478,1M MANTA |
Typical Hold Time | 16 Hari | 120 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Access Protocol menawarkan metode baru bagi penerbit media digital dan kreator konten untuk memonetisasi karya mereka. Alih-alih pembayaran langganan tradisional, pengguna melakukan staking token ACS untuk mendapatkan akses ke konten digital premium.
Selengkapnya di halaman ACS →Manta Network adalah ekosistem modular untuk Web3 yang memungkinkan pengguna untuk membangun dan menerapkan aplikasi terdesentralisasi berbasis Solidity di Manta, serta memanfaatkan technology stack untuk memberikan kecepatan transaksi lebih cepat daripada L1 dan biaya gas yang lebih rendah daripada L2. Produk utama mereka mencakup Manta Pacific, solusi L2 yang dapat diskalakan dengan biaya gas rendah, dan Universal Circuits, sebuah library agar developer bisa mengintegrasikan kontrak yang mendukung ZK. Manta Network juga menawarkan solusi compliance non-invasif dan bertujuan untuk membangun ekosistem dengan aplikasi yang beragam.
Selengkapnya di halaman MANTA →