Perbedaan Access Protocol dan Gnosis: Access Protocol diperdagangkan di Rp2,23 (kapitalisasi pasar Rp115,52M, volume 24 jam Rp2,23M), sedangkan Gnosis diperdagangkan di Rp1.864.487 (kapitalisasi pasar Rp4,92T, volume 24 jam Rp12,94M). Perbedaan utamanya: Gnosis jauh lebih besar — sekitar 42,6× kapitalisasi pasar Access Protocol, dan suplai beredar Access Protocol 51,6B ACS dibanding 2,6M GNO milik Gnosis. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Access Protocol selama 16 Hari dan Gnosis selama 23 Hari.
| ACS | GNO | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp115,52M | Rp4,92T |
Volume (24h) | Rp2,23M | Rp12,94M |
Suplai yang Beredar | 51,6B ACS | 2,6M GNO |
Typical Hold Time | 16 Hari | 23 Hari |
Access Protocol menawarkan metode baru bagi penerbit media digital dan kreator konten untuk memonetisasi karya mereka. Alih-alih pembayaran langganan tradisional, pengguna melakukan staking token ACS untuk mendapatkan akses ke konten digital premium.
Selengkapnya di halaman ACS →Gnosis adalah kumpulan proyek yang berfokus pada peningkatan alat keuangan terdesentralisasi dan sistem pembayaran. Ekosistemnya dibangun di atas Gnosis Chain, sebuah blockchain Layer 1 yang aman dan terdesentralisasi. Gnosis juga mendukung inovasi melalui Gnosis Studio dan GnosisVC, yang membantu mengembangkan serta mendanai solusi terdesentralisasi.
Selengkapnya di halaman GNO →