Perbedaan Access Protocol dan Cronos: Access Protocol diperdagangkan di Rp2,23 (kapitalisasi pasar Rp115,69M, volume 24 jam Rp2,2M), sedangkan Cronos diperdagangkan di Rp857,79 (kapitalisasi pasar Rp40,11T, volume 24 jam Rp55,91M). Perbedaan utamanya: Cronos jauh lebih besar — sekitar 346,7× kapitalisasi pasar Access Protocol, dan suplai Cronos dibatasi (47,3B / 100B CRO (48%)), sedangkan Access Protocol terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Access Protocol selama 16 Hari dan Cronos selama 13 Hari.
| ACS | CRO | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp115,69M | Rp40,11T |
Volume (24h) | Rp2,2M | Rp55,91M |
Suplai yang Beredar | 51,6B ACS | 47,3B / 100B CRO (48%) |
Typical Hold Time | 16 Hari | 13 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Berita terbaru kedua aset
Access Protocol menawarkan metode baru bagi penerbit media digital dan kreator konten untuk memonetisasi karya mereka. Alih-alih pembayaran langganan tradisional, pengguna melakukan staking token ACS untuk mendapatkan akses ke konten digital premium.
Selengkapnya di halaman ACS →Cronos adalah token asli ekosistem Cronos, jaringan berperforma tinggi untuk mendukung dApp dan menjembatani pengguna ke Web3. CRO berfungsi sebagai token utilitas platform Crypto.com, menawarkan hadiah staking dan potongan biaya. Token ini mendukung transaksi di blockchain yang kompatibel dengan EVM.
Selengkapnya di halaman CRO →