Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Samcro Hyosung Adilestari Tbk. (ACRO) vs Japfa Comfeed Indonesia Tbk. (JPFA)

Samcro Hyosung Adilestari Tbk.Trading
Japfa Comfeed Indonesia Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Samcro Hyosung Adilestari Tbk. dan Japfa Comfeed Indonesia Tbk.: Samcro Hyosung Adilestari Tbk. diperdagangkan di Rp63 (kapitalisasi pasar 215,1 M, volume 24 jam 18,27 jt), sedangkan Japfa Comfeed Indonesia Tbk. diperdagangkan di Rp2.260 (kapitalisasi pasar 25,8 T, volume 24 jam 10,38 jt). Perbedaan utamanya: Japfa Comfeed Indonesia Tbk. jauh lebih besar — sekitar 119,9× kapitalisasi pasar Samcro Hyosung Adilestari Tbk., dan Samcro Hyosung Adilestari Tbk. lebih aktif diperdagangkan (18,27 jt vs 10,38 jt). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

ACROJPFA
Kapitalisasi Pasar
215,1 M25,8 T
Volume
18,27 jt10,38 jt
Lot
182,65 rb103,82 rb
Perputaran
1,15 M23,52 M
Harga Rata-rata
63,122.265,33
Nilai Transaksi
1,15 M23,52 M
Harga Ekuilibrium Indikatif
632.260
Volume Ekuilibrium Indikatif
3,04 rb3,46 rb

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

ACRO
Lihat detail
JPFA
Lihat detail

Tentang Samcro Hyosung Adilestari Tbk.

PT Samcro Hyosung Adilestari Tbk (The Company) was established on Republic of Indonesia based on Deed of Establishment No. 265 dated July 21, 1989 by Yudo Paripurno, S.H., Notary in Jakarta.

Selengkapnya di halaman ACRO

Tentang Japfa Comfeed Indonesia Tbk.

PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (the Company) was established within the framework of the Foreign Capital Investment Law No. 1 year 1967 based on Notarial Deed No. 59 dated January 18, 1971 of Djojo Muljadi, S.H., public notary, as amended by Notarial Deed No. 60 dated Februari 15, 1972, of the same notary. Japfa is currently the second largest animal feed producer in Indonesia with an estimated market share of around 35% in the domestic poultry feed market. The company was originally involved in the production of copra extraction pellets

Selengkapnya di halaman JPFA