Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir
Perbedaan Samcro Hyosung Adilestari Tbk. dan Eratex Djaja Tbk.: Samcro Hyosung Adilestari Tbk. diperdagangkan di Rp60 (kapitalisasi pasar 208,16 M, volume 24 jam 9,55 jt), sedangkan Eratex Djaja Tbk. diperdagangkan di Rp153 (kapitalisasi pasar 195,55 M, volume 24 jam 1,68 jt). Perbedaan utamanya: Samcro Hyosung Adilestari Tbk. dan Eratex Djaja Tbk. berukuran mirip dari sisi kapitalisasi pasar, dan Samcro Hyosung Adilestari Tbk. lebih aktif diperdagangkan (9,55 jt vs 1,68 jt). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.
| ACRO | ERTX | |
|---|---|---|
Kapitalisasi Pasar | 208,16 M | 195,55 M |
Volume | 9,55 jt | 1,68 jt |
Lot | 95,5 rb | 16,82 rb |
Perputaran | 587,56 jt | 256,51 jt |
Harga Rata-rata | 61,52 | 152,52 |
Nilai Transaksi | 587,56 jt | 256,51 jt |
Harga Ekuilibrium Indikatif | 60 | 153 |
Volume Ekuilibrium Indikatif | 2 rb | 80 |
Imbal hasil berjalan pada periode standar
Berita terbaru kedua aset
PT Samcro Hyosung Adilestari Tbk (The Company) was established on Republic of Indonesia based on Deed of Establishment No. 265 dated July 21, 1989 by Yudo Paripurno, S.H., Notary in Jakarta.
Selengkapnya di halaman ACRO →PT Eratex Djaja Tbk (the "Entity") was established in the framework of Foreign Capital Investment Law No.1, 1967 by Notarial Deed No.7 dated October 12, 1972 based on Deed prepared by Koerniatini Karim, Public Notary in Jakarta. Founded in 1972 as a joint venture company between PT Private Development Finance Company of Indonesia Ltd. and Limmen Investment Ltd., Unisouh Holding Ltd., Eastern Cotton Mills Ltd. Yarn spinning factory was built in 1973 on 17 ha of land in Probolinggo.
Selengkapnya di halaman ERTX →