Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir
Perbedaan Aecom dan AGCO Corporation: Aecom diperdagangkan di $68,24 (kapitalisasi pasar $8,69B), sedangkan AGCO Corporation diperdagangkan di $113,89 (kapitalisasi pasar $8,24B). Perbedaan utamanya: Aecom dan AGCO Corporation berukuran mirip dari sisi kapitalisasi pasar, dan Aecom memberi dividen lebih tinggi (1,76%). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.
| ACM | AGCO | |
|---|---|---|
Kapitalisasi Pasar | $8,69B | $8,24B |
Sektor | Industrials | Industrials |
Tertinggi 52 Minggu | $134,35 | $140,49 |
Terendah 52 Minggu | $66,86 | $100,14 |
Nilai Perusahaan | $10,88B | $10,41B |
Imbal Hasil Dividen | 1,76% | 1,05% |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
Saham ACM diperdagangkan di $67,64, turun 0,15% dalam 24 jam, dengan sinyal teknis bearish dan support kunci di $66. Fundamental menunjukkan valuasi menarik dengan P/E 14,53 dan P/S 0,57, didukung margin laba bersih 3,16% dan pertumbuhan pendapatan stabil. Berita terbaru mencatat kontrak infrastruktur baru, namun ada investigasi hukum yang sedang berlangsung.
Outlook: Analis konsensus 'Buy' 64% dengan target harga $98,83 menunjukkan potensi kenaikan 46%, namun risiko termasuk volatilitas teknis, tekanan margin, dan ketidakpastian hukum. Saham menawarkan valuasi rendah di tengah prospek infrastruktur global, tetapi investor perlu memantau perkembangan kasus hukum dan kinerja kuartalan.
AGCO diperdagangkan di $113,75, turun 2,35% hari ini, namun secara teknis netral dengan indikator moving average bullish. Fundamental menunjukkan valuasi menarik dengan P/E 11,41 dan margin laba bersih 7,43%, didukung tren laba kuartalan yang konsisten mengungguli ekspektasi. Perusahaan baru saja mengumumkan dividen $0,30 dan meluncurkan kampanye pemasaran baru untuk memperkuat branding di sektor pertanian.
Outlook positif dengan target konsensus analis $147,50 mencerminkan potensi apresiasi 30%. Risiko utama termasuk volatilitas harga komoditas pertanian dan ketergantungan pada penjualan internasional. Momentum earnings yang kuat dan valuasi rendah menjadi katalis kunci, meski investor perlu waspada terhadap tekanan margin dari inflasi biaya produksi.
Imbal hasil berjalan pada periode standar
Berita terbaru kedua aset
Aecom adalah salah satu penyedia layanan desain, teknik, konstruksi, dan manajemen global terbesar. Perusahaan ini melayani spektrum yang luas dari pasar akhir termasuk infrastruktur, air, transportasi, dan energi. Berbasis di Los Angeles, Aecom hadir di lebih dari 150 negara dan mempekerjakan 51.000 orang. Perusahaan ini menghasilkan $13,3 miliar dalam penjualan dan $701 juta dalam pendapatan operasional yang disesuaikan pada tahun fiskal 2021.
Selengkapnya di halaman ACM →Agco adalah manufaktur peralatan pertanian global. Perusahaan ini memiliki lima brand utama: Fendt, Massey Ferguson, Challenger, Valtra, dan GSI. Tidak seperti pesaingnya, lini produk Agco tidak hanya terbatas dalam peralatan dan implementasi mandiri dengan menawarkan sistem penanganan biji-bijian dan solusi pengelolaan ternak. Produknya tersedia melalui jaringan dealer global, yang mencakup lebih dari 3.200 dealer dan lokasi distribusi. Selain itu, Agco menawarkan pembiayaan ritel dan grosir kepada pelanggan melalui joint venture dengan Rabobank, bank Eropa yang berfokus pada pangan dan pertanian.
Selengkapnya di halaman AGCO →