Perbedaan AC Milan Fan Token dan Stader: AC Milan Fan Token diperdagangkan di Rp4.751 (kapitalisasi pasar Rp66,68M, volume 24 jam Rp20,13M), sedangkan Stader diperdagangkan di Rp1.837 (kapitalisasi pasar Rp129,44M, volume 24 jam Rp12,11M). Perbedaan utamanya: Stader lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai beredar AC Milan Fan Token 14M / 19,9M ACM (71%) dibanding 70,8M / 120M SD (59%) milik Stader. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan AC Milan Fan Token selama 97 Hari dan Stader selama 13 Hari.
| ACM | SD | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp66,68M | Rp129,44M |
Volume (24h) | Rp20,13M | Rp12,11M |
Suplai yang Beredar | 14M / 19,9M ACM (71%) | 70,8M / 120M SD (59%) |
Typical Hold Time | 97 Hari | 13 Hari |
ACM adalah fan token dari tim sepak bola AC Millan. Token ini membawa lebih jauh dukungan penggemar serta memberikan penggemar kesempatan untuk lebih dekat dengan tim dan pemain favorit mereka, melalui hadiah seperti undangan VIP, meet and greet, dan merchandise bertandatangan. ACM dapat digunakan untuk tiga fungsi utama, yaitu tata kelola (berkepentingan dalam pengambilan keputusan klub), hadiah (berdasarkan keterlibatan), dan staking (berkesempatan mendapatkan NFT).
Selengkapnya di halaman ACM →Stader mengembangkan staking middleware untuk berbagai jaringan PoS, menawarkan smart contract modular bagi solusi pihak ketiga. Dalam jangka pendek, Stader akan meluncurkan kontrak di blockchain seperti Terra dan Ethereum untuk mendukung yield farming dan Gaming. Jangka panjang, Stader mendorong aplikasi staking pihak ketiga di platformnya.
Selengkapnya di halaman SD →