Ikon aset - trading kripto, saham, dan emas di Pluang
Trading di Pluang
Satu platform untuk semua pasar
Download
Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Perbedaan Harga & Kinerja AC Milan Fan Token (ACM) vs Kaia (KAIA)

AC Milan Fan Token
Kaia

Kinerja harga

Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir

Statistik utama

Perbedaan AC Milan Fan Token dan Kaia: AC Milan Fan Token diperdagangkan di Rp5.113 (kapitalisasi pasar Rp70,65M, volume 24 jam Rp24,8M), sedangkan Kaia diperdagangkan di Rp613,99 (kapitalisasi pasar Rp3,9T, volume 24 jam Rp105,84M). Perbedaan utamanya: Kaia jauh lebih besar — sekitar 55,2× kapitalisasi pasar AC Milan Fan Token, dan suplai AC Milan Fan Token dibatasi (13,8M / 19,9M ACM (70%)), sedangkan Kaia terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan AC Milan Fan Token selama 95 Hari dan Kaia selama 29 Hari.

ACMKAIA
Kap. Pasar
Rp70,65MRp3,9T
Volume (24h)
Rp24,8MRp105,84M
Suplai yang Beredar
13,8M / 19,9M ACM (70%)6,4B KAIA
Typical Hold Time
95 Hari29 Hari

Ringkasan Aura AI

Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial

AC Milan Fan Token

AC Milan Fan Token (ACM) menunjukkan sinyal teknis bearish dengan harga saat ini Rp5.082, turun 21% dalam 3 bulan terakhir. Token ini diperdagangkan di bawah pivot point Rp5.203 dengan support kuat di Rp4.889. RSI netral menunjukkan momentum lemah, sementara ADX mengindikasikan tren bearish yang kuat. Supply yang beredar mencapai 13,8 juta dari total 19,9 juta token, dengan rata-rata hold time 95 hari mencerminkan sentimen jangka panjang yang hati-hati di kalangan holder.

Outlook keseluruhan bearish dengan risiko tinggi terhadap penurunan lebih lanjut menuju support Rp4.889. Peluang terbatas pada rebound teknis jika harga bertahan di atas support, namun tekanan jual dari moving averages dan volume rendah membatasi potensi kenaikan. Risiko utama termasuk volatilitas tinggi fan token, ketergantungan pada performa klub, dan likuiditas terbatas di pasar IDR.

Kaia

KAIA saat ini diperdagangkan pada Rp616,39 dengan kapitalisasi pasar Rp3,92 triliun, menunjukkan sinyal teknis bearish yang kuat berdasarkan moving averages. Aset berada di dekat level support S1 (Rp613) dengan indikator ADX mengkonfirmasi tren bearish. Tidak ada update protokol atau perkembangan ekosistem signifikan yang tercatat dalam beberapa pekan terakhir.

Outlook jangka pendek cenderung bearish dengan risiko volatilitas tinggi. Peluang utama terletak pada rebound dari support kuat di Rp594, sementara risiko utama adalah tekanan jual berkelanjutan dan rendahnya likuiditas. Investor harus memantau pergerakan harga di sekitar level kunci ini dengan hati-hati.

Sentimen investor di Pluang

Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir

ACM
54% Beli46% Jual
Rata-rata periode kepemilikan · 95 Hari
KAIA
26% Beli74% Jual
Rata-rata periode kepemilikan · 29 Hari

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

Tentang AC Milan Fan Token

ACM adalah fan token dari tim sepak bola AC Millan. Token ini membawa lebih jauh dukungan penggemar serta memberikan penggemar kesempatan untuk lebih dekat dengan tim dan pemain favorit mereka, melalui hadiah seperti undangan VIP, meet and greet, dan merchandise bertandatangan. ACM dapat digunakan untuk tiga fungsi utama, yaitu tata kelola (berkepentingan dalam pengambilan keputusan klub), hadiah (berdasarkan keterlibatan), dan staking (berkesempatan mendapatkan NFT).

Selengkapnya di halaman ACM

Tentang Kaia

Kaia adalah blockchain publik berperforma tinggi yang membawa Web3 lebih dekat ke jutaan pengguna di seluruh Asia. Terbentuk dari penggabungan blockchain Klaytn dan Finschia, yang awalnya dikembangkan oleh Kakao dan LINE, Kaia kini menjadi ekosistem Web3 terbesar di Asia. Platform ini terintegrasi dengan mulus dalam aplikasi pesan KakaoTalk dan LINE, yang memiliki lebih dari 250 juta pengguna gabungan. Pengguna dapat merasakan pengalaman Web3 dengan kecepatan dan kemudahan seperti Web2, semuanya langsung dari aplikasi super favorit mereka. Kaia membuka peluang bagi pengguna untuk terhubung, berkarya, berkolaborasi, dan berkontribusi dalam ekosistem yang berkembang.

Selengkapnya di halaman KAIA