Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir
Perbedaan Albertsons Companies Inc dan SP Funds S&P 500 Sharia Industry Exclusions ETF: Albertsons Companies Inc diperdagangkan di $14,17 (kapitalisasi pasar $6,93B), sedangkan SP Funds S&P 500 Sharia Industry Exclusions ETF diperdagangkan di $56,92. Perbedaan utamanya: Albertsons Companies Inc membagikan dividen 4,81%, sedangkan SP Funds S&P 500 Sharia Industry Exclusions ETF tidak. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.
| ACI | SPUS | |
|---|---|---|
Kapitalisasi Pasar | $6,93B | — |
Sektor | Consumer Staples | Broad Market / Factor |
Tertinggi 52 Minggu | $22,33 | $59,51 |
Terendah 52 Minggu | $13,45 | $44,65 |
Nilai Perusahaan | $22,02B | — |
Imbal Hasil Dividen | 4,81% | — |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
ACI diperdagangkan di $14.14, naik 0.07% dalam 24 jam, dengan sinyal teknis bearish. Perusahaan menunjukkan pertumbuhan pendapatan yang stabil, mencapai $80.39 miliar pada 2025, namun margin laba bersih turun menjadi 0.26%. Analis memberikan konsensus beli 52.17% dengan target harga $18.75. Berita terbaru menyoroti inisiatif media retail dan AI, sementara arus kas operasi positif $2.68 miliar mendukung likuiditas.
Outlook ACI didukung valuasi EV/EBITDA rendah 6.49x dan rekomendasi beli analis, namun risiko termasuk margin yang menipis, utang jangka panjang $7.39 miliar, dan tekanan kompetitif di ritel. Investor dapat mempertimbangkan potensi apresiasi harga menuju target konsensus, tetapi harus waspada terhadap volatilitas laba dan tren teknis bearish.
SPUS menunjukkan performa positif dengan kenaikan harga 0,94% menjadi $57,19, didukung sinyal teknis bullish dari moving averages. ETF ini fokus pada saham S&P 500 yang sesuai syariah, dengan dividen reguler $0,03 per pembayaran. Sentimen investor optimis karena strategi dividen AS kembali menarik minat, tercermin dari peningkatan kepemilikan institusi seperti oleh Farther Finance Advisors LLC.
Outlook SPUS stabil dengan pendekatan investasi syariah yang konservatif, menawarkan eksposur ke pasar AS dengan risiko drawdown lebih rendah. Risiko utama termasuk konsentrasi sektor teknologi dan volatilitas pasar global. Analis melihat potensi pertumbuhan berkelanjutan seiring tren dividen yang kuat, meski valuasi terbatas oleh struktur ETF.
Imbal hasil berjalan pada periode standar
Albertsons adalah perusahaan swalayan terbesar kedua di Amerika. Memiliki 2,276 cabang di dalam 34 negara bagian (di akhir tahun 2021). Sekitar 75% dari cabang memiliki bagian kesehatan, sementara sekitar 20% juga menjual bahan bakar.
Selengkapnya di halaman ACI →SPUS melacak indeks berbobot kapitalisasi pasar dari saham-saham S&P 500 yang mematuhi hukum Syariah. ETF ini menyaring perusahaan yang terlibat dalam aktivitas bisnis non-syariah seperti alkohol, tembakau, perjudian, dan keuangan konvensional, serta mengecualikan sektor-sektor seperti Dirgantara & Pertahanan, dan Pemrosesan Data. Dengan berfokus pada saham ber-leverage rendah, SPUS memberikan investor eksposur yang sadar nilai dan selaras secara etika ke portofolio terdiversifikasi dari ekuitas AS berkapitalisasi besar.
Selengkapnya di halaman SPUS →