Perbedaan Alchemy Pay dan Aster: Alchemy Pay diperdagangkan di Rp74,67 (kapitalisasi pasar Rp750,56M, volume 24 jam Rp83,44M), sedangkan Aster diperdagangkan di Rp10.788 (kapitalisasi pasar Rp29,1T, volume 24 jam Rp622,7M). Perbedaan utamanya: Aster jauh lebih besar — sekitar 38,8× kapitalisasi pasar Alchemy Pay, dan suplai beredar Alchemy Pay 10B / 15,3B ACH (66%) dibanding 2,7B / 8B ASTER (34%) milik Aster. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Alchemy Pay selama 48 Hari dan Aster selama 23 Hari.
| ACH | ASTER | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp750,56M | Rp29,1T |
Volume (24h) | Rp83,44M | Rp622,7M |
Suplai yang Beredar | 10B / 15,3B ACH (66%) | 2,7B / 8B ASTER (34%) |
Typical Hold Time | 48 Hari | 23 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
Alchemy Pay adalah penyedia solusi pembayaran yang menghubungkan ekonomi fiat dan kripto untuk konsumen, pedagang, pengembang, dan institusi secara global. ACH adalah native token ERC-20 di atas blockchain Ethereum.
Selengkapnya di halaman ACH →Aster adalah bursa terdesentralisasi generasi baru yang menggabungkan Perpetual dan Spot trading dalam satu platform onchain. Platform ini mendukung fitur lanjutan seperti stock perpetuals dan grid trading di berbagai chain, serta memungkinkan asBNB dan USDF digunakan sebagai jaminan untuk efisiensi modal tinggi. Dibangun di atas Aster Chain dan didukung YZi Labs, Aster menghadirkan DeFi yang cepat, fleksibel, dan berpusat pada komunitas dengan token ASTER sebagai penggerak tata kelola dan reward.
Selengkapnya di halaman ASTER →