Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja ABM Investama Tbk (ABMM) vs Abadi Lestari Indonesia Tbk. (RLCO)

ABM Investama TbkTrading
Abadi Lestari Indonesia Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan ABM Investama Tbk dan Abadi Lestari Indonesia Tbk.: ABM Investama Tbk diperdagangkan di Rp2.650 (kapitalisasi pasar 7,35 T, volume 24 jam 122,7 rb), sedangkan Abadi Lestari Indonesia Tbk. diperdagangkan di Rp4.500 (kapitalisasi pasar 14,41 T, volume 24 jam 365,1 rb). Perbedaan utamanya: Abadi Lestari Indonesia Tbk. lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan Abadi Lestari Indonesia Tbk. lebih aktif diperdagangkan (365,1 rb vs 122,7 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

ABMMRLCO
Kapitalisasi Pasar
7,35 T14,41 T
Volume
122,7 rb365,1 rb
Lot
1,23 rb3,65 rb
Perputaran
324,84 jt1,66 M
Harga Rata-rata
2.647,424.546,22
Nilai Transaksi
324,84 jt1,66 M
Harga Ekuilibrium Indikatif
2.6804.500
Volume Ekuilibrium Indikatif
14112

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

ABMM
Lihat detail
RLCO
Lihat detail

Tentang ABM Investama Tbk

ABM Investama, PT (the company) was established under its original name of PT Adiratna Bani Makmur on Jun 1, 2006 then changed to PT ABM Investama Tbk based on Notaries Deed dated Aug 31, 2009. The deed of establishment was approved by the the Ministry of Justice dated Oct 16, 2009. The Company’s articles of association has been amended several times, most recently by notarial deed No. 163 of Mrs. Aulia Taufani, S.H., dated Jul 21, 2011, concerning among others, public offering of stock.

Selengkapnya di halaman ABMM

Tentang Abadi Lestari Indonesia Tbk.

PT Abadi Lestari Indonesia (the Entity) was established based on Notarial Deed No. 166 of Siti Nurul Hidajah, S.H., M.Kn., Notary in Bojonegoro, dated August 11, 2014. The Entity started its commercial operations in 2014. PT Abadi Lestari Indonesia is the parent entity, whereas Edwin Pranata is the ultimate beneficial owner of the group.

Selengkapnya di halaman RLCO