Ikon aset - trading kripto, saham, dan emas di Pluang
Trading di Pluang
Satu platform untuk semua pasar
Download
Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Perbedaan Harga & Kinerja ABM Investama Tbk (ABMM) vs Maxindo Karya Anugerah Tbk. (MAXI)

ABM Investama Tbk
Maxindo Karya Anugerah Tbk.

Kinerja harga

Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir

Statistik utama

Perbedaan ABM Investama Tbk dan Maxindo Karya Anugerah Tbk.: ABM Investama Tbk diperdagangkan di Rp2.290 (kapitalisasi pasar 6,3 T, volume 24 jam 238,5 rb), sedangkan Maxindo Karya Anugerah Tbk. diperdagangkan di Rp50 (kapitalisasi pasar 480,5 M, volume 24 jam 3,31 jt). Perbedaan utamanya: ABM Investama Tbk jauh lebih besar — sekitar 13,1× kapitalisasi pasar Maxindo Karya Anugerah Tbk., dan Maxindo Karya Anugerah Tbk. lebih aktif diperdagangkan (3,31 jt vs 238,5 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

ABMMMAXI
Kapitalisasi Pasar
6,3 T480,5 M
Volume
238,5 rb3,31 jt
Lot
2,39 rb33,07 rb
Perputaran
547,11 jt165,36 jt
Harga Rata-rata
2.293,9550
Nilai Transaksi
547,11 jt165,36 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
2.29050
Volume Ekuilibrium Indikatif
293

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

ABMM
Lihat detail
MAXI
Lihat detail

Tentang ABM Investama Tbk

ABM Investama, PT (the company) was established under its original name of PT Adiratna Bani Makmur on Jun 1, 2006 then changed to PT ABM Investama Tbk based on Notaries Deed dated Aug 31, 2009. The deed of establishment was approved by the the Ministry of Justice dated Oct 16, 2009. The Company’s articles of association has been amended several times, most recently by notarial deed No. 163 of Mrs. Aulia Taufani, S.H., dated Jul 21, 2011, concerning among others, public offering of stock.

Selengkapnya di halaman ABMM

Tentang Maxindo Karya Anugerah Tbk.

PT Maxindo Karya Anugerah Tbk (the Company) was established based on Notarial Deed No. 26 of Dwi Swandiani, S.H., dated July 11, 2002. The Company started its commercial operations in 2002.

Selengkapnya di halaman MAXI