Ikon aset - trading kripto, saham, dan emas di Pluang
Trading di Pluang
Satu platform untuk semua pasar
Download
Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Perbedaan Harga & Kinerja ABM Investama Tbk (ABMM) vs Puri Sentul Permai Tbk (KDTN)

ABM Investama Tbk
Puri Sentul Permai Tbk

Kinerja harga

Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir

Statistik utama

Perbedaan ABM Investama Tbk dan Puri Sentul Permai Tbk: ABM Investama Tbk diperdagangkan di Rp2.290 (kapitalisasi pasar 6,3 T, volume 24 jam 238,5 rb), sedangkan Puri Sentul Permai Tbk diperdagangkan di Rp525 (kapitalisasi pasar 675,01 M, volume 24 jam 387,4 rb). Perbedaan utamanya: ABM Investama Tbk jauh lebih besar — sekitar 9,3× kapitalisasi pasar Puri Sentul Permai Tbk, dan Puri Sentul Permai Tbk lebih aktif diperdagangkan (387,4 rb vs 238,5 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

ABMMKDTN
Kapitalisasi Pasar
6,3 T675,01 M
Volume
238,5 rb387,4 rb
Lot
2,39 rb3,87 rb
Perputaran
547,11 jt205,46 jt
Harga Rata-rata
2.293,95530,37
Nilai Transaksi
547,11 jt205,46 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
2.290550
Volume Ekuilibrium Indikatif
292

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

ABMM
Lihat detail
KDTN
Lihat detail

Tentang ABM Investama Tbk

ABM Investama, PT (the company) was established under its original name of PT Adiratna Bani Makmur on Jun 1, 2006 then changed to PT ABM Investama Tbk based on Notaries Deed dated Aug 31, 2009. The deed of establishment was approved by the the Ministry of Justice dated Oct 16, 2009. The Company’s articles of association has been amended several times, most recently by notarial deed No. 163 of Mrs. Aulia Taufani, S.H., dated Jul 21, 2011, concerning among others, public offering of stock.

Selengkapnya di halaman ABMM

Tentang Puri Sentul Permai Tbk

PT Puri Sentul Permai Tbk (“the Company”) was established on July 8, 2008 based on Notarial Deed No.28 of Ernie, S.H., Notary in Jakarta. The Company started its commercial operation since 2011.

Selengkapnya di halaman KDTN