Ikon aset - trading kripto, saham, dan emas di Pluang
Trading di Pluang
Satu platform untuk semua pasar
Download
Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Perbedaan Harga & Kinerja ABM Investama Tbk (ABMM) vs Gunung Raja Paksi Tbk. (GGRP)

ABM Investama Tbk
Gunung Raja Paksi Tbk.

Kinerja harga

Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir

Statistik utama

Perbedaan ABM Investama Tbk dan Gunung Raja Paksi Tbk.: ABM Investama Tbk diperdagangkan di Rp2.290 (kapitalisasi pasar 6,3 T, volume 24 jam 238,5 rb), sedangkan Gunung Raja Paksi Tbk. diperdagangkan di Rp292 (kapitalisasi pasar 3,51 T, volume 24 jam 480,9 rb). Perbedaan utamanya: ABM Investama Tbk lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan Gunung Raja Paksi Tbk. lebih aktif diperdagangkan (480,9 rb vs 238,5 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

ABMMGGRP
Kapitalisasi Pasar
6,3 T3,51 T
Volume
238,5 rb480,9 rb
Lot
2,39 rb4,81 rb
Perputaran
547,11 jt140,02 jt
Harga Rata-rata
2.293,95291,15
Nilai Transaksi
547,11 jt140,02 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
2.290292
Volume Ekuilibrium Indikatif
29118

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

ABMM
Lihat detail
GGRP
Lihat detail

Tentang ABM Investama Tbk

ABM Investama, PT (the company) was established under its original name of PT Adiratna Bani Makmur on Jun 1, 2006 then changed to PT ABM Investama Tbk based on Notaries Deed dated Aug 31, 2009. The deed of establishment was approved by the the Ministry of Justice dated Oct 16, 2009. The Company’s articles of association has been amended several times, most recently by notarial deed No. 163 of Mrs. Aulia Taufani, S.H., dated Jul 21, 2011, concerning among others, public offering of stock.

Selengkapnya di halaman ABMM

Tentang Gunung Raja Paksi Tbk.

PT. Gunung Raja Paksi Tbk (the Company) was established under the name of PT Gunung Naga Mas based on Notarial Deed No.229 of Chairani Bustami,S.H. dated August 20,1990 that was amended by Notarial Deed No.25 dated June 6,1991. The change from Foreign Capital Investment (“FCI”) to Domestic Capital Investment (“DCI”) has been approved by the Capital Investment Coordinating Board of the Republic of Indonesia in its Letter No.346/1/IP/PMDN/2016 dated December 15, 2016.

Selengkapnya di halaman GGRP