Ikon aset - trading kripto, saham, dan emas di Pluang
Trading di Pluang
Satu platform untuk semua pasar
Download
Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Perbedaan Harga & Kinerja ABM Investama Tbk (ABMM) vs Batavia Prosperindo Internasional Tbk (BPII)

ABM Investama Tbk
Batavia Prosperindo Internasional Tbk

Kinerja harga

Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir

Statistik utama

Perbedaan ABM Investama Tbk dan Batavia Prosperindo Internasional Tbk: ABM Investama Tbk diperdagangkan di Rp2.290 (kapitalisasi pasar 6,3 T, volume 24 jam 238,5 rb), sedangkan Batavia Prosperindo Internasional Tbk diperdagangkan di Rp446 (kapitalisasi pasar 4,17 T, volume 24 jam 18,5 rb). Perbedaan utamanya: ABM Investama Tbk lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan ABM Investama Tbk lebih aktif diperdagangkan (238,5 rb vs 18,5 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

ABMMBPII
Kapitalisasi Pasar
6,3 T4,17 T
Volume
238,5 rb18,5 rb
Lot
2,39 rb185
Perputaran
547,11 jt8,43 jt
Harga Rata-rata
2.293,95455,77
Nilai Transaksi
547,11 jt8,43 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
2.290446
Volume Ekuilibrium Indikatif
2910

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

ABMM
Lihat detail
BPII
Lihat detail

Tentang ABM Investama Tbk

ABM Investama, PT (the company) was established under its original name of PT Adiratna Bani Makmur on Jun 1, 2006 then changed to PT ABM Investama Tbk based on Notaries Deed dated Aug 31, 2009. The deed of establishment was approved by the the Ministry of Justice dated Oct 16, 2009. The Company’s articles of association has been amended several times, most recently by notarial deed No. 163 of Mrs. Aulia Taufani, S.H., dated Jul 21, 2011, concerning among others, public offering of stock.

Selengkapnya di halaman ABMM

Tentang Batavia Prosperindo Internasional Tbk

PT Batavia Prosperindo Internasional Tbk (the Company) was established based on Notarial Deed No. 78 dated November 12, 1998 of Irawan Soerodjo, S.H., notary in Jakarta.

Selengkapnya di halaman BPII