Perbedaan Aave dan Gram: Aave diperdagangkan di Rp1.593.685 (kapitalisasi pasar Rp24,64T, volume 24 jam Rp2,27T), sedangkan Gram diperdagangkan di Rp23.966 (kapitalisasi pasar Rp66,06T, volume 24 jam Rp672,88M). Perbedaan utamanya: Gram jauh lebih besar — sekitar 2,7× kapitalisasi pasar Aave, dan suplai beredar Aave 15,4M AAVE dibanding 2,8B GRAM milik Gram. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Aave selama 104 Hari dan Gram selama 6 Hari.
| AAVE | GRAM | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp24,64T | Rp66,06T |
Volume (24h) | Rp2,27T | Rp672,88M |
Suplai yang Beredar | 15,4M AAVE | 2,8B GRAM |
Typical Hold Time | 104 Hari | 6 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
AAVE saat ini diperdagangkan pada Rp1.571.748 dengan kapitalisasi pasar Rp24,25 triliun, menunjukkan sinyal teknis bearish berdasarkan rata-rata bergerak meskipun RSI mendekati oversold. Token ini berada di zona support kritis dengan level terendah S3 di Rp1.490.996. Tidak ada update protokol besar yang dilaporkan dalam beberapa minggu terakhir, namun ekosistem DeFi terus berkembang dengan aktivitas peminjaman dan penyediaan likuiditas yang stabil.
Outlook keseluruhan tetap hati-hati karena tekanan jangka pendek, dengan peluang rebound jika support utama bertahan. Risiko utama termasuk volatilitas tinggi dan ketidakpastian regulasi sektor kripto. Investor harus memantau volume perdagangan dan sentimen pasar secara ketat sebelum mengambil posisi.
GRAM saat ini diperdagangkan di Rp24.110 dengan sinyal teknis bearish yang kuat (11 sinyal jual vs 1 beli), meskipun RSI menunjukkan kondisi oversold. Token ini mengalami tekanan jual signifikan dengan market cap Rp66,67 triliun. Kabar positif datang dari pengumuman integrasi wallet non-custodial Telegram untuk 1 miliar pengguna yang mendorong kenaikan 7% pada 22 Juli 2026.
Outlook tetap hati-hati dengan momentum bearish dominan. Peluang utama terletak pada adopsi massal melalui Telegram, namun risiko volatilitas tinggi dan tekanan jual teknis perlu diwaspadai. Support kunci di Rp22.820 menjadi level penting untuk dipantau.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
AAVE adalah salah satu protokol keuangan terdesentralisasi paling awal dan terbesar. Platform ini memungkinkan pengguna untuk meminjamkan dan meminjam berbagai kripto menggunakan suku bunga tetap dan variabel.
Selengkapnya di halaman AAVE →GRAM (sebelumnya dikenal sebagai Toncoin) adalah token native dari The Open Network, blockchain Layer 1 yang digunakan untuk biaya transaksi, staking, tata kelola, dan mendukung aplikasi berbasis TON. Jaringan ini awalnya dikembangkan sebagai Telegram Open Network sebelum diluncurkan kembali sebagai The Open Network di bawah TON Foundation.
Selengkapnya di halaman GRAM →