Perbedaan Aave dan Core: Aave diperdagangkan di Rp1.560.902 (kapitalisasi pasar Rp24,31T, volume 24 jam Rp2,26T), sedangkan Core diperdagangkan di Rp347,93 (kapitalisasi pasar Rp438,69M, volume 24 jam Rp54,94M). Perbedaan utamanya: Aave jauh lebih besar — sekitar 55,4× kapitalisasi pasar Core, dan suplai Core dibatasi (1,2B / 2,1B CORE (60%)), sedangkan Aave terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Aave selama 104 Hari dan Core selama 39 Hari.
| AAVE | CORE | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp24,31T | Rp438,69M |
Volume (24h) | Rp2,26T | Rp54,94M |
Suplai yang Beredar | 15,4M AAVE | 1,2B / 2,1B CORE (60%) |
Typical Hold Time | 104 Hari | 39 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
Aave (AAVE) saat ini diperdagangkan di Rp1.591.095 dengan sinyal teknis bearish berdasarkan rata-rata bergerak, meskipun osilator netral. RSI menunjukkan kondisi oversold yang berpotensi memicu rebound jangka pendek. Harga berada di bawah pivot point Rp1.603.319 dengan support kuat di Rp1.509.085. Tidak ada update protokol besar yang dilaporkan dalam beberapa minggu terakhir berdasarkan data CoinGecko per 2024-06-27.
Outlook keseluruhan tetap hati-hati dengan tekanan jual dominan. Peluang rebound teknis ada jika RSI oversold terbukti, namun risiko volatilitas tinggi dan sentimen pasar kripto yang lesu membatasi potensi kenaikan. Investor perlu memantau ketat level support kunci untuk konfirmasi arah trend berikutnya.
Aset CORE saat ini diperdagangkan di zona bearish dengan harga Rp352,84, di bawah pivot point Rp357. Teknikal menunjukkan tekanan jual yang kuat dari rata-rata bergerak, meskipun osilator netral. Token memiliki sirkulasi 60% dari total supply 2,1 juta CORE, dengan waktu holding rata-rata 39 hari. Tidak ada update protokol atau perkembangan ekosistem yang signifikan dilaporkan dalam beberapa pekan terakhir.
Outlook keseluruhan tetap hati-hati dengan risiko dominan. Peluang muncul jika harga bisa bertahan di support kunci Rp345, namun kerentanan terhadap volatilitas crypto dan tekanan jual teknikal memerlukan kehati-hatian. Risiko utama termasuk likuiditas terbatas (market cap Rp438,53 juta) dan ketiadaan catalyst fundamental baru yang dapat mendorong pemulihan harga dalam jangka pendek.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
AAVE adalah salah satu protokol keuangan terdesentralisasi paling awal dan terbesar. Platform ini memungkinkan pengguna untuk meminjamkan dan meminjam berbagai kripto menggunakan suku bunga tetap dan variabel.
Selengkapnya di halaman AAVE →CORE (Core) adalah blockchain layer 1 yang kompatibel dengan Ethereum Virtual Machine (EVM). Artinya, blockchain ini mampu menjalankan smart contract Ethereum dan aplikasi terdesentralisasi (dApps). Jaringan Core beroperasi menggunakan mekanisme konsensus Satoshi Plus, yang menjamin keamanan jaringan melalui kombinasi hash penambangan Bitcoin yang didelegasikan dan Proof-of-Stake (DPoS) yang didelegasikan. Protokol ini didukung oleh token asli bernama CORE.
Selengkapnya di halaman CORE →