Ikon aset - trading kripto, saham, dan emas di Pluang
Trading di Pluang
Satu platform untuk semua pasar
Download
Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Perbedaan Harga & Kinerja Adaro Andalan Indonesia Tbk. (AADI) vs Timah Tbk. (TINS)

Adaro Andalan Indonesia Tbk.
Timah Tbk.

Kinerja harga

Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir

Statistik utama

Perbedaan Adaro Andalan Indonesia Tbk. dan Timah Tbk.: Adaro Andalan Indonesia Tbk. diperdagangkan di Rp8.100 (kapitalisasi pasar 63,27 T, volume 24 jam 3,86 jt), sedangkan Timah Tbk. diperdagangkan di Rp3.300 (kapitalisasi pasar 25,69 T, volume 24 jam 21,58 jt). Perbedaan utamanya: Adaro Andalan Indonesia Tbk. jauh lebih besar — sekitar 2,5× kapitalisasi pasar Timah Tbk., dan Timah Tbk. lebih aktif diperdagangkan (21,58 jt vs 3,86 jt). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

AADITINS
Kapitalisasi Pasar
63,27 T25,69 T
Volume
3,86 jt21,58 jt
Lot
38,59 rb215,8 rb
Perputaran
31,18 M73,05 M
Harga Rata-rata
8.080,563.385
Nilai Transaksi
31,18 M73,05 M
Harga Ekuilibrium Indikatif
8.1003.300
Volume Ekuilibrium Indikatif
3,45 rb11,01 rb

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

AADI
Lihat detail
TINS
Lihat detail

Tentang Adaro Andalan Indonesia Tbk.

PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (formerly PT Alam Tri Abadi) (Company) was established based on Notarial Deed No. 2 which was made in the presence of Ir. Rusli, S.H., Notary in Bekasi, dated December 1, 2004.

Selengkapnya di halaman AADI

Tentang Timah Tbk.

PT Timah Tbk (Company) was officially establish by Imas Fatimah, SH by Notarial Deed No.1 dated 2 August 1976. The Company represents a merger of three Dutch Mining companies with operations in Indonesia. The Company’s registration statement in offer 50.330.000 new B class shares at par value of Rp. 500 per share in Indonesia was effective on 27 September 1995. In relation to the offering the new shares, the Government of the Republic of Indonesia also offered 125,825,000 B class shares which were represented by 12,582,500 GDR (each GDR representing 10 B class shares) to the public outside Indonesia. Gross profit for 1999 stand at Rp 751 billion, a figure 45% lower than that achieved in 1998, when gross profits reached Rp 1,362 billion.

Selengkapnya di halaman TINS