Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Adaro Andalan Indonesia Tbk. (AADI) vs Japfa Comfeed Indonesia Tbk. (JPFA)

Adaro Andalan Indonesia Tbk.Trading
Japfa Comfeed Indonesia Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Adaro Andalan Indonesia Tbk. dan Japfa Comfeed Indonesia Tbk.: Adaro Andalan Indonesia Tbk. diperdagangkan di Rp9.350 (kapitalisasi pasar 71,83 T, volume 24 jam 5,03 jt), sedangkan Japfa Comfeed Indonesia Tbk. diperdagangkan di Rp2.260 (kapitalisasi pasar 25,8 T, volume 24 jam 10,38 jt). Perbedaan utamanya: Adaro Andalan Indonesia Tbk. jauh lebih besar — sekitar 2,8× kapitalisasi pasar Japfa Comfeed Indonesia Tbk., dan Japfa Comfeed Indonesia Tbk. lebih aktif diperdagangkan (10,38 jt vs 5,03 jt). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

AADIJPFA
Kapitalisasi Pasar
71,83 T25,8 T
Volume
5,03 jt10,38 jt
Lot
50,33 rb103,82 rb
Perputaran
46,72 M23,52 M
Harga Rata-rata
9.282,412.265,33
Nilai Transaksi
46,72 M23,52 M
Harga Ekuilibrium Indikatif
9.3502.260
Volume Ekuilibrium Indikatif
1,45 rb3,46 rb

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

AADI
Lihat detail
JPFA
Lihat detail

Tentang Adaro Andalan Indonesia Tbk.

PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (formerly PT Alam Tri Abadi) (Company) was established based on Notarial Deed No. 2 which was made in the presence of Ir. Rusli, S.H., Notary in Bekasi, dated December 1, 2004.

Selengkapnya di halaman AADI

Tentang Japfa Comfeed Indonesia Tbk.

PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (the Company) was established within the framework of the Foreign Capital Investment Law No. 1 year 1967 based on Notarial Deed No. 59 dated January 18, 1971 of Djojo Muljadi, S.H., public notary, as amended by Notarial Deed No. 60 dated Februari 15, 1972, of the same notary. Japfa is currently the second largest animal feed producer in Indonesia with an estimated market share of around 35% in the domestic poultry feed market. The company was originally involved in the production of copra extraction pellets

Selengkapnya di halaman JPFA