Ikon aset - trading kripto, saham, dan emas di Pluang
Trading di Pluang
Satu platform untuk semua pasar
Download
Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Perbedaan Harga & Kinerja Adaro Andalan Indonesia Tbk. (AADI) vs Sumi Indo Kabel Tbk. (IKBI)

Adaro Andalan Indonesia Tbk.
Sumi Indo Kabel Tbk.

Kinerja harga

Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir

Statistik utama

Perbedaan Adaro Andalan Indonesia Tbk. dan Sumi Indo Kabel Tbk.: Adaro Andalan Indonesia Tbk. diperdagangkan di Rp8.100 (kapitalisasi pasar 63,27 T, volume 24 jam 3,86 jt), sedangkan Sumi Indo Kabel Tbk. diperdagangkan di Rp555 (kapitalisasi pasar 660,96 M, volume 24 jam 52 rb). Perbedaan utamanya: Adaro Andalan Indonesia Tbk. jauh lebih besar — sekitar 95,7× kapitalisasi pasar Sumi Indo Kabel Tbk., dan Adaro Andalan Indonesia Tbk. lebih aktif diperdagangkan (3,86 jt vs 52 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

AADIIKBI
Kapitalisasi Pasar
63,27 T660,96 M
Volume
3,86 jt52 rb
Lot
38,59 rb520
Perputaran
31,18 M28,5 jt
Harga Rata-rata
8.080,56548,09
Nilai Transaksi
31,18 M28,5 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
8.100555
Volume Ekuilibrium Indikatif
3,45 rb12

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

AADI
Lihat detail
IKBI
Lihat detail

Tentang Adaro Andalan Indonesia Tbk.

PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (formerly PT Alam Tri Abadi) (Company) was established based on Notarial Deed No. 2 which was made in the presence of Ir. Rusli, S.H., Notary in Bekasi, dated December 1, 2004.

Selengkapnya di halaman AADI

Tentang Sumi Indo Kabel Tbk.

The Company was established on July 23, 1981 with its Head Office and Factory located in Tangerang, West Java. The Company was listed in JSX and SSX in 1990. On 1994 the Company changed status of the Company to become Foreign Capital Investment (PMA), right after participation of Sumitomo Electric Industries, Ltd., Japan which is one of the biggest in the world in cable industry and PT Perdanamulia Ekasakti.

Selengkapnya di halaman IKBI