Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Adaro Andalan Indonesia Tbk. (AADI) vs Bank Maspion Indonesia Tbk. (BMAS)

Adaro Andalan Indonesia Tbk.Trading
Bank Maspion Indonesia Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Adaro Andalan Indonesia Tbk. dan Bank Maspion Indonesia Tbk.: Adaro Andalan Indonesia Tbk. diperdagangkan di Rp9.350 (kapitalisasi pasar 71,83 T, volume 24 jam 5,03 jt), sedangkan Bank Maspion Indonesia Tbk. diperdagangkan di Rp500 (kapitalisasi pasar 8,82 T, volume 24 jam 262,1 rb). Perbedaan utamanya: Adaro Andalan Indonesia Tbk. jauh lebih besar — sekitar 8,1× kapitalisasi pasar Bank Maspion Indonesia Tbk., dan Adaro Andalan Indonesia Tbk. lebih aktif diperdagangkan (5,03 jt vs 262,1 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

AADIBMAS
Kapitalisasi Pasar
71,83 T8,82 T
Volume
5,03 jt262,1 rb
Lot
50,33 rb2,62 rb
Perputaran
46,72 M128,5 jt
Harga Rata-rata
9.282,41490,27
Nilai Transaksi
46,72 M128,5 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
9.350500
Volume Ekuilibrium Indikatif
1,45 rb23

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

AADI
Lihat detail
BMAS
Lihat detail

Tentang Adaro Andalan Indonesia Tbk.

PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (formerly PT Alam Tri Abadi) (Company) was established based on Notarial Deed No. 2 which was made in the presence of Ir. Rusli, S.H., Notary in Bekasi, dated December 1, 2004.

Selengkapnya di halaman AADI

Tentang Bank Maspion Indonesia Tbk.

PT Bank Maspion Indonesia Tbk (the Bank) was established on November 6, 1989 based on Notarial Deed No. 68 of Soetjipto, S.H., which was amended by Notarial Deed No. 49 dated December 5, 1989 of the same notary. The Bank started its commercial operations in 1990. As of December 31, 2012, the Bank has 10 domestic branches, 27 sub-branches, 10 cash offices and 45 Automatic Teller Machines (ATMs) located at Surabaya, Jakarta, Semarang, Denpasar, Medan, Bandung, Makassar, Malang, Solo and Purwokerto.

Selengkapnya di halaman BMAS