Ikon aset - trading kripto, saham, dan emas di Pluang
Trading di Pluang
Satu platform untuk semua pasar
Download
Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Perbedaan Harga & Kinerja Adaro Andalan Indonesia Tbk. (AADI) vs Bank Rakyat Indonesia Persero Tbk (BBRI)

Adaro Andalan Indonesia Tbk.
Bank Rakyat Indonesia Persero Tbk

Kinerja harga

Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir

Statistik utama

Perbedaan Adaro Andalan Indonesia Tbk. dan Bank Rakyat Indonesia Persero Tbk: Adaro Andalan Indonesia Tbk. diperdagangkan di Rp8.100 (kapitalisasi pasar 63,27 T, volume 24 jam 3,86 jt), sedangkan Bank Rakyat Indonesia Persero Tbk diperdagangkan di Rp2.790 (kapitalisasi pasar 429,12 T, volume 24 jam 253,44 jt). Perbedaan utamanya: Bank Rakyat Indonesia Persero Tbk jauh lebih besar — sekitar 6,8× kapitalisasi pasar Adaro Andalan Indonesia Tbk., dan Bank Rakyat Indonesia Persero Tbk lebih aktif diperdagangkan (253,44 jt vs 3,86 jt). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

AADIBBRI
Kapitalisasi Pasar
63,27 T429,12 T
Volume
3,86 jt253,44 jt
Lot
38,59 rb2,53 jt
Perputaran
31,18 M711,03 M
Harga Rata-rata
8.080,562.805,47
Nilai Transaksi
31,18 M711,03 M
Harga Ekuilibrium Indikatif
8.1002.790
Volume Ekuilibrium Indikatif
3,45 rb200,74 rb

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

AADI
Lihat detail
BBRI
Lihat detail

Tentang Adaro Andalan Indonesia Tbk.

PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (formerly PT Alam Tri Abadi) (Company) was established based on Notarial Deed No. 2 which was made in the presence of Ir. Rusli, S.H., Notary in Bekasi, dated December 1, 2004.

Selengkapnya di halaman AADI

Tentang Bank Rakyat Indonesia Persero Tbk

Bank Rakyat Indonesia was established under its original name of De Poerwokertosche Hulp en Spaarbank der Inlandsche Hoofdeen on 16 Dec 1895 at Purwokerto Central Java. The latest amendment of the articles of association is based on the notarial deed dated 3 Oct 2003, among others regarding the company's status and adjustment with the capital market regulation.

Selengkapnya di halaman BBRI