Ikon aset - trading kripto, saham, dan emas di Pluang
Trading di Pluang
Satu platform untuk semua pasar
Download
Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Perbedaan Harga & Kinerja Adaro Andalan Indonesia Tbk. (AADI) vs Saranacentral Bajatama Tbk (BAJA)

Adaro Andalan Indonesia Tbk.
Saranacentral Bajatama Tbk

Kinerja harga

Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir

Statistik utama

Perbedaan Adaro Andalan Indonesia Tbk. dan Saranacentral Bajatama Tbk: Adaro Andalan Indonesia Tbk. diperdagangkan di Rp8.100 (kapitalisasi pasar 63,27 T, volume 24 jam 3,86 jt), sedangkan Saranacentral Bajatama Tbk diperdagangkan di Rp161 (kapitalisasi pasar 289,8 M, volume 24 jam 1,07 jt). Perbedaan utamanya: Adaro Andalan Indonesia Tbk. jauh lebih besar — sekitar 218,3× kapitalisasi pasar Saranacentral Bajatama Tbk, dan Adaro Andalan Indonesia Tbk. lebih aktif diperdagangkan (3,86 jt vs 1,07 jt). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

AADIBAJA
Kapitalisasi Pasar
63,27 T289,8 M
Volume
3,86 jt1,07 jt
Lot
38,59 rb10,66 rb
Perputaran
31,18 M172,31 jt
Harga Rata-rata
8.080,56161,63
Nilai Transaksi
31,18 M172,31 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
8.100161
Volume Ekuilibrium Indikatif
3,45 rb416

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

AADI
Lihat detail
BAJA
Lihat detail

Tentang Adaro Andalan Indonesia Tbk.

PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (formerly PT Alam Tri Abadi) (Company) was established based on Notarial Deed No. 2 which was made in the presence of Ir. Rusli, S.H., Notary in Bekasi, dated December 1, 2004.

Selengkapnya di halaman AADI

Tentang Saranacentral Bajatama Tbk

PT. Saranacentral Bajatama (SCB), established in 1996, is belonging to Sarana Steel Group, which was set up in 1970 and has built up its strong reputation in the worldwide steel industry. In order to provide competitive Hot-Dip Galvanized Steel Sheet/Coil to the customers, SCB take advantage of more advanced NOF (Non-Oxidation Furnace) System for production process, by which SCB differentiate itself from other competitors that use conventional processing system.

Selengkapnya di halaman BAJA