Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir
Perbedaan Vaulta dan Act I : The AI Prophecy: Vaulta diperdagangkan di Rp1.354 (kapitalisasi pasar Rp2,24T, volume 24 jam Rp255,01M), sedangkan Act I : The AI Prophecy diperdagangkan di Rp160,43 (kapitalisasi pasar Rp152M, volume 24 jam Rp887,68M). Perbedaan utamanya: Vaulta jauh lebih besar — sekitar 14,7× kapitalisasi pasar Act I : The AI Prophecy, dan suplai Vaulta dibatasi (1,7B / 2,1B A (79%)), sedangkan Act I : The AI Prophecy terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Vaulta selama 36 Hari dan Act I : The AI Prophecy selama 37 Hari.
| A | ACT | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp2,24T | Rp152M |
Volume (24h) | Rp255,01M | Rp887,68M |
Suplai yang Beredar | 1,7B / 2,1B A (79%) | 948,2M ACT |
Typical Hold Time | 36 Hari | 37 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
Vaulta (A) menunjukkan sinyal teknis bullish dengan harga saat ini Rp1.338,82, diperkuat oleh moving averages yang mendukung tren naik. RSI mengindikasikan kondisi overbought, namun ADX menandakan tren kuat. Token ini memiliki supply terbatas 2,1 juta dengan 79% sudah beredar, dan rata-rata hold time 36 hari mencerminkan keyakinan jangka menengah.
Outlook keseluruhan positif dengan momentum teknis kuat, namun investor perlu waspada terhadap koreksi akibat kondisi overbought dan volatilitas tinggi khas crypto. Risiko utama termasuk likuiditas terbatas dan sensitivitas terhadap sentimen pasar global.
Token ACT saat ini diperdagangkan pada level Rp149,156 dengan sinyal teknis bearish jangka pendek namun menunjukkan momentum bullish pada osilator. Market cap mencapai Rp141,12 juta dengan supply beredar 948,2 juta token. Harga berada di atas support kunci S1 (Rp147) namun di bawah pivot point (Rp156). RSI 6 menunjukkan kondisi oversold yang ekstrem pada 14,39, sementara ADX mengindikasikan tren kuat.
Outlook: Potensi rebound teknis dari level oversold dengan target resistance R1 (Rp162), namun momentum bearish moving average tetap dominan. Risiko utama volatilitas tinggi dan likuiditas terbatas. Peluang pada momentum bullish osilator jika mampu bertahan di atas support S1.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Vaulta adalah jaringan perbankan Web3 yang dirancang untuk mendukung generasi berikutnya dari layanan keuangan terdesentralisasi. Dibangun di atas infrastruktur Layer 1 yang andal dan terbukti di industri, Vaulta menggabungkan performa real-time dengan fitur setara institusi guna menghadirkan aplikasi yang aman, skalabel, dan mudah dikembangkan—mulai dari pembayaran konsumen hingga yield Bitcoin-native dan aset ter-tokenisasi.
Selengkapnya di halaman A →Act I: The AI Prophecy (umumnya dikenal sebagai Act I) adalah platform open-source yang terdesentralisasi dan mendukung interaksi unik antar sistem AI. Platform ini bertujuan menciptakan ekosistem di mana berbagai AI, yang didukung oleh token khusus bernama ACT, dapat berkolaborasi satu sama lain serta dengan pengguna manusia. Act I berupaya mendefinisikan ulang chatbot AI tradisional dengan menekankan kreativitas dibandingkan prinsip “membantu, aman, dan jujur”. Melalui kolaborasi antara berbagai jenis AI, seperti generator teks dan gambar, Act I berusaha memajukan pengembangan teknologi AI yang lebih canggih.
Selengkapnya di halaman ACT →