Perbedaan DoubleZero dan StakeStone: DoubleZero diperdagangkan di Rp896,79 (kapitalisasi pasar Rp3,1T, volume 24 jam Rp119,57M), sedangkan StakeStone diperdagangkan di Rp681,47 (kapitalisasi pasar Rp153,3M, volume 24 jam Rp53,11M). Perbedaan utamanya: DoubleZero jauh lebih besar — sekitar 20,2× kapitalisasi pasar StakeStone, dan suplai beredar DoubleZero 3,5B / 10B 2Z (35%) dibanding 225,3M / 1B STO (23%) milik StakeStone. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan DoubleZero selama 9 Hari dan StakeStone selama 11 Hari.
| 2Z | STO | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp3,1T | Rp153,3M |
Volume (24h) | Rp119,57M | Rp53,11M |
Suplai yang Beredar | 3,5B / 10B 2Z (35%) | 225,3M / 1B STO (23%) |
Typical Hold Time | 9 Hari | 11 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
DoubleZero adalah jaringan global dengan koneksi berperforma tinggi yang dirancang untuk blockchain dan sistem terdistribusi. Jaringan ini menawarkan routing berlatensi rendah untuk meningkatkan kinerja validator serta memungkinkan partisipasi yang lebih cepat dan adil. Token 2Z memberikan akses ke layanan jaringan dan memberi imbalan kepada kontributor berdasarkan performa dan keandalan mereka. Token ini juga dapat di-stake untuk memperkuat keamanan jaringan.
Selengkapnya di halaman 2Z →StakeStone adalah protokol infrastruktur likuiditas terdesentralisasi yang dirancang untuk mengoptimalkan imbal hasil dan distribusi likuiditas di berbagai jaringan blockchain. Melalui solusi seperti LiquidityPad dan aset ETH/BTC yang menghasilkan imbal hasil, StakeStone memberdayakan penyedia likuiditas dengan peluang penghasilan yang efisien sekaligus memenuhi kebutuhan likuiditas khusus dari berbagai ekosistem dan protokol.
Selengkapnya di halaman STO →