Perbedaan DoubleZero dan SubQuery Network: DoubleZero diperdagangkan di Rp944,54 (kapitalisasi pasar Rp3,28T, volume 24 jam Rp40,52M), sedangkan SubQuery Network diperdagangkan di Rp11,56 (kapitalisasi pasar Rp32,83M, volume 24 jam Rp6,53M). Perbedaan utamanya: DoubleZero jauh lebih besar — sekitar 99,9× kapitalisasi pasar SubQuery Network, dan suplai DoubleZero dibatasi (3,5B / 10B 2Z (35%)), sedangkan SubQuery Network terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan DoubleZero selama 9 Hari dan SubQuery Network selama 3 Hari.
| 2Z | SQT | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp3,28T | Rp32,83M |
Volume (24h) | Rp40,52M | Rp6,53M |
Suplai yang Beredar | 3,5B / 10B 2Z (35%) | 3,3B SQT |
Typical Hold Time | 9 Hari | 3 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
DoubleZero adalah jaringan global dengan koneksi berperforma tinggi yang dirancang untuk blockchain dan sistem terdistribusi. Jaringan ini menawarkan routing berlatensi rendah untuk meningkatkan kinerja validator serta memungkinkan partisipasi yang lebih cepat dan adil. Token 2Z memberikan akses ke layanan jaringan dan memberi imbalan kepada kontributor berdasarkan performa dan keandalan mereka. Token ini juga dapat di-stake untuk memperkuat keamanan jaringan.
Selengkapnya di halaman 2Z →SubQuery adalah jaringan desentralisasi yang memberikan infrastruktur dan alat penting bagi pengembang aplikasi Web3. Jaringan SubQuery memudahkan pengembang membangun dan mengembangkan aplikasi terdesentralisasi (dApp) dengan menyediakan rangkaian solusi yang lengkap.
Selengkapnya di halaman SQT →