Perbedaan DoubleZero dan HTX: DoubleZero diperdagangkan di Rp897,85 (kapitalisasi pasar Rp3,1T, volume 24 jam Rp119,57M), sedangkan HTX diperdagangkan di Rp0,0325 (kapitalisasi pasar Rp29,28T, volume 24 jam Rp395,04M). Perbedaan utamanya: HTX jauh lebih besar — sekitar 9,4× kapitalisasi pasar DoubleZero, dan suplai beredar DoubleZero 3,5B / 10B 2Z (35%) dibanding 898,2T / 1.000T HTX (90%) milik HTX. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan DoubleZero selama 9 Hari dan HTX selama 22 Hari.
| 2Z | HTX | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp3,1T | Rp29,28T |
Volume (24h) | Rp119,57M | Rp395,04M |
Suplai yang Beredar | 3,5B / 10B 2Z (35%) | 898,2T / 1.000T HTX (90%) |
Typical Hold Time | 9 Hari | 22 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
DoubleZero adalah jaringan global dengan koneksi berperforma tinggi yang dirancang untuk blockchain dan sistem terdistribusi. Jaringan ini menawarkan routing berlatensi rendah untuk meningkatkan kinerja validator serta memungkinkan partisipasi yang lebih cepat dan adil. Token 2Z memberikan akses ke layanan jaringan dan memberi imbalan kepada kontributor berdasarkan performa dan keandalan mereka. Token ini juga dapat di-stake untuk memperkuat keamanan jaringan.
Selengkapnya di halaman 2Z →HTX adalah token asli dari HTX DAO, sebuah organisasi terdesentralisasi yang mendukung ekonomi terdesentralisasi. Token ini memfasilitasi transaksi, menawarkan diskon biaya, dan memberikan akses ke fitur serta layanan eksklusif. Pemegang token juga dapat berpartisipasi dalam tata kelola melalui voting. HTX dirancang untuk mendukung kontributor, program komunitas, kemitraan, dan pertumbuhan platform sambil mendorong likuiditas melalui pledging sukarela. Beroperasi tanpa registrasi formal, HTX DAO memprioritaskan otonomi, transparansi, dan inklusivitas, menjadikan token HTX penting untuk inovasi, tata kelola, dan pertumbuhan ekosistem di ruang blockchain.
Selengkapnya di halaman HTX →