Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir
Perbedaan 1inch Network dan Anoma: 1inch Network diperdagangkan di Rp1.267 (kapitalisasi pasar Rp1,79T, volume 24 jam Rp151,04M), sedangkan Anoma diperdagangkan di Rp194,75 (kapitalisasi pasar Rp487,28M, volume 24 jam Rp101,6M). Perbedaan utamanya: 1inch Network jauh lebih besar — sekitar 3,7× kapitalisasi pasar Anoma, dan suplai beredar 1inch Network 1,4B / 1,5B 1INCH (95%) dibanding 2,5B / 10B XAN (25%) milik Anoma. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan 1inch Network selama 122 Hari dan Anoma selama 4 Hari.
| 1INCH | XAN | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp1,79T | Rp487,28M |
Volume (24h) | Rp151,04M | Rp101,6M |
Suplai yang Beredar | 1,4B / 1,5B 1INCH (95%) | 2,5B / 10B XAN (25%) |
Typical Hold Time | 122 Hari | 4 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
Token 1INCH saat ini diperdagangkan di Rp1.259 dengan sinyal teknis keseluruhan bearish, didorong oleh moving average yang menunjukkan tekanan jual. Posisi harga berada di dekat support S1 (Rp1.259) dengan RSI 6 periode di zona overbought. Tidak ada perkembangan fundamental signifikan yang dilaporkan untuk jaringan ini dalam periode terakhir.
Outlook keseluruhan tetap hati-hati dengan risiko dominan dari volatilitas pasar kripto. Peluang terbatas pada breakout di atas resistance R1 (Rp1.300), sementara risiko utama termasuk likuiditas terbatas dan tekanan jual teknis yang berkelanjutan. Investor harus memantau level support kunci untuk konfirmasi arah trend selanjutnya.
Anoma menunjukkan sinyal teknis bullish dengan harga saat ini Rp195.09 dan market cap Rp487,28 juta. Token ini memiliki sirkulasi 25% dari total supply 10 juta XAN dengan rata-rata hold time 4 hari. Moving averages memberikan sinyal bullish kuat (11 buy vs 2 sell), sementara osilator netral. Support terdekat di Rp189 dan resistance di Rp202.
Outlook positif didukung momentum teknis, namun perlu waspada volatilitas tinggi khas crypto. Peluang ada di breakout di atas resistance Rp202, sementara risiko utama adalah likuiditas terbatas dengan market cap kecil dan ketergantungan pada sentimen pasar crypto secara keseluruhan.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
1inch Network menyatukan protokol terdesentralisasi yang sinerginya memungkinkan operasi yang paling menguntungkan, tercepat, dan terlindungi di ruang DeFi. Protokol pertamanya adalah solusi agregator pertukaran terdesentralisasi (DEX) yang mencari transaksi di berbagai sumber likuiditas, menawarkan harga yang lebih baik kepada pengguna dibandingkan exchange individu mana pun.
Selengkapnya di halaman 1INCH →Anoma adalah sistem operasi terdesentralisasi yang memungkinkan pengembang membangun satu aplikasi yang dapat berjalan di berbagai blockchain. Arsitektur intent-centric-nya menyederhanakan kompleksitas infrastruktur, meningkatkan efisiensi pengembangan dan pengalaman pengguna. Anoma mendukung lapisan aplikasi terpadu yang membawa fungsi Web3 lebih dekat dengan kualitas pengalaman Web2.
Selengkapnya di halaman XAN →