Perbedaan 1inch Network dan Tether USDT: 1inch Network diperdagangkan di Rp1.489 (kapitalisasi pasar Rp2,1T, volume 24 jam Rp81,45M), sedangkan Tether USDT diperdagangkan di Rp17.859 (kapitalisasi pasar Rp3.269,44T, volume 24 jam Rp706,78T). Perbedaan utamanya: Tether USDT jauh lebih besar — sekitar 1556,9× kapitalisasi pasar 1inch Network, dan suplai 1inch Network dibatasi (1,4B / 1,5B 1INCH (95%)), sedangkan Tether USDT terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan 1inch Network selama 125 Hari dan Tether USDT selama 84 Hari.
| 1INCH | USDT | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp2,1T | Rp3.269,44T |
Volume (24h) | Rp81,45M | Rp706,78T |
Suplai yang Beredar | 1,4B / 1,5B 1INCH (95%) | 183,2B USDT |
Typical Hold Time | 125 Hari | 84 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
1inch Network menyatukan protokol terdesentralisasi yang sinerginya memungkinkan operasi yang paling menguntungkan, tercepat, dan terlindungi di ruang DeFi. Protokol pertamanya adalah solusi agregator pertukaran terdesentralisasi (DEX) yang mencari transaksi di berbagai sumber likuiditas, menawarkan harga yang lebih baik kepada pengguna dibandingkan exchange individu mana pun.
Selengkapnya di halaman 1INCH →USDT adalah stablecoin yang mencerminkan harga dolar AS yang diluncurkan oleh Tether. USDT dibangun pada blockchain Bitcoin dan kemudian diperbarui untuk bisa bekerja pada blockchain Ethereum, EOS, Tron, Algorand, dan OMG. Nilai USDT dijamin oleh Tether untuk tetap diukur dengan dolar AS.
Selengkapnya di halaman USDT →