Perbedaan 1inch Network dan TAC Protocol: 1inch Network diperdagangkan di Rp1.483 (kapitalisasi pasar Rp2,1T, volume 24 jam Rp80,66M), sedangkan TAC Protocol diperdagangkan di Rp49,04 (kapitalisasi pasar Rp229,11M, volume 24 jam Rp23,25M). Perbedaan utamanya: 1inch Network jauh lebih besar — sekitar 9,2× kapitalisasi pasar TAC Protocol, dan suplai 1inch Network dibatasi (1,4B / 1,5B 1INCH (95%)), sedangkan TAC Protocol terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan 1inch Network selama 125 Hari dan TAC Protocol selama 5 Hari.
| 1INCH | TAC | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp2,1T | Rp229,11M |
Volume (24h) | Rp80,66M | Rp23,25M |
Suplai yang Beredar | 1,4B / 1,5B 1INCH (95%) | 4,7B TAC |
Typical Hold Time | 125 Hari | 5 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
Token 1INCH saat ini diperdagangkan pada Rp1.478 dengan sinyal teknis netral. Posisi harga berada di antara support utama Rp1.457 dan resistance Rp1.503, mencerminkan konsolidasi jangka pendek. Market cap mencapai Rp2,09 triliun dengan 95% token beredar. Tidak ada update protokol signifikan yang dilaporkan dalam beberapa pekan terakhir berdasarkan CoinGecko per 2024.
Outlook keseluruhan netral dengan peluang rebound dari support, namun risiko volatilitas tinggi mengingat sinyal teknis yang beragam. Investor perlu memantau volume perdagangan dan sentimen pasar kripto secara keseluruhan untuk konfirmasi arah selanjutnya.
TAC Protocol saat ini diperdagangkan pada harga Rp50,595 dengan kapitalisasi pasar Rp235,59 juta, menunjukkan sinyal teknis bearish berdasarkan rata-rata bergerak. Token ini menghadapi tekanan jual dengan support kunci di Rp48–50 dan resistance di Rp52–55. RSI jangka pendek menunjukkan kondisi oversold, namun tidak ada update fundamental signifikan yang dilaporkan dalam beberapa bulan terakhir.
Outlook keseluruhan tetap hati-hati karena momentum bearish dan volume perdagangan terbatas. Peluang utama terletak pada potensi rebound dari level support, sementara risiko termasuk volatilitas tinggi dan likuiditas rendah. Investor harus memantau perkembangan protokol dan aktivitas on-chain untuk konfirmasi tren.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
1inch Network menyatukan protokol terdesentralisasi yang sinerginya memungkinkan operasi yang paling menguntungkan, tercepat, dan terlindungi di ruang DeFi. Protokol pertamanya adalah solusi agregator pertukaran terdesentralisasi (DEX) yang mencari transaksi di berbagai sumber likuiditas, menawarkan harga yang lebih baik kepada pengguna dibandingkan exchange individu mana pun.
Selengkapnya di halaman 1INCH →TAC adalah blockchain EVM-compatible pertama yang dibangun khusus untuk ekosistem TON dan Telegram. TAC menghadirkan fungsionalitas DeFi lengkap sejak awal dengan infrastruktur EVM, aplikasi DeFi unggulan yang sudah tersedia, serta likuiditas dari Ethereum dan BTC.
Selengkapnya di halaman TAC →