Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir
Perbedaan 1inch Network dan TAC Protocol: 1inch Network diperdagangkan di Rp1.274 (kapitalisasi pasar Rp1,8T, volume 24 jam Rp156,03M), sedangkan TAC Protocol diperdagangkan di Rp48,06 (kapitalisasi pasar Rp227,94M, volume 24 jam Rp679,27M). Perbedaan utamanya: 1inch Network jauh lebih besar — sekitar 7,9× kapitalisasi pasar TAC Protocol, dan suplai 1inch Network dibatasi (1,4B / 1,5B 1INCH (95%)), sedangkan TAC Protocol terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan 1inch Network selama 122 Hari dan TAC Protocol selama 4 Hari.
| 1INCH | TAC | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp1,8T | Rp227,94M |
Volume (24h) | Rp156,03M | Rp679,27M |
Suplai yang Beredar | 1,4B / 1,5B 1INCH (95%) | 4,7B TAC |
Typical Hold Time | 122 Hari | 4 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
Token 1INCH saat ini diperdagangkan di Rp1.259 dengan sinyal teknis keseluruhan bearish, didorong oleh moving average yang menunjukkan tekanan jual. Posisi harga berada di dekat support S1 (Rp1.259) dengan RSI 6 periode di zona overbought. Tidak ada perkembangan fundamental signifikan yang dilaporkan untuk jaringan ini dalam periode terakhir.
Outlook keseluruhan tetap hati-hati dengan risiko dominan dari volatilitas pasar kripto. Peluang terbatas pada breakout di atas resistance R1 (Rp1.300), sementara risiko utama termasuk likuiditas terbatas dan tekanan jual teknis yang berkelanjutan. Investor harus memantau level support kunci untuk konfirmasi arah trend selanjutnya.
TAC Protocol saat ini diperdagangkan pada harga Rp80,643 dengan kapitalisasi pasar Rp369,05 juta, menunjukkan sinyal teknis bearish dari rata-rata bergerak dan osilator. Token ini memiliki waktu tahan rata-rata 4 hari, dengan RSI_6 di level 3,50 yang mengindikasikan kondisi oversold. Tidak ada update protokol atau perkembangan ekosistem yang signifikan dalam beberapa bulan terakhir berdasarkan data yang tersedia.
Outlook keseluruhan tetap bearish dalam jangka pendek dengan risiko volatilitas tinggi. Peluang utama terletak pada potensi rebound dari level oversold, sementara risiko utama mencakup likuiditas terbatas, tekanan jual berkelanjutan, dan kurangnya perkembangan fundamental yang dapat mendukung pemulihan harga.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
1inch Network menyatukan protokol terdesentralisasi yang sinerginya memungkinkan operasi yang paling menguntungkan, tercepat, dan terlindungi di ruang DeFi. Protokol pertamanya adalah solusi agregator pertukaran terdesentralisasi (DEX) yang mencari transaksi di berbagai sumber likuiditas, menawarkan harga yang lebih baik kepada pengguna dibandingkan exchange individu mana pun.
Selengkapnya di halaman 1INCH →TAC adalah blockchain EVM-compatible pertama yang dibangun khusus untuk ekosistem TON dan Telegram. TAC menghadirkan fungsionalitas DeFi lengkap sejak awal dengan infrastruktur EVM, aplikasi DeFi unggulan yang sudah tersedia, serta likuiditas dari Ethereum dan BTC.
Selengkapnya di halaman TAC →