Perbedaan 1inch Network dan Subsquid: 1inch Network diperdagangkan di Rp1.489 (kapitalisasi pasar Rp2,1T, volume 24 jam Rp82,03M), sedangkan Subsquid diperdagangkan di Rp800,43 (kapitalisasi pasar Rp898,55M, volume 24 jam Rp76,32M). Perbedaan utamanya: 1inch Network jauh lebih besar — sekitar 2,3× kapitalisasi pasar Subsquid, dan suplai beredar 1inch Network 1,4B / 1,5B 1INCH (95%) dibanding 1,1B / 1,3B SQD (84%) milik Subsquid. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan 1inch Network selama 125 Hari dan Subsquid selama 8 Hari.
| 1INCH | SQD | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp2,1T | Rp898,55M |
Volume (24h) | Rp82,03M | Rp76,32M |
Suplai yang Beredar | 1,4B / 1,5B 1INCH (95%) | 1,1B / 1,3B SQD (84%) |
Typical Hold Time | 125 Hari | 8 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
Token 1INCH saat ini diperdagangkan pada Rp1.478 dengan sinyal teknis netral. Posisi harga berada di antara support utama Rp1.457 dan resistance Rp1.503, mencerminkan konsolidasi jangka pendek. Market cap mencapai Rp2,09 triliun dengan 95% token beredar. Tidak ada update protokol signifikan yang dilaporkan dalam beberapa pekan terakhir berdasarkan CoinGecko per 2024.
Outlook keseluruhan netral dengan peluang rebound dari support, namun risiko volatilitas tinggi mengingat sinyal teknis yang beragam. Investor perlu memantau volume perdagangan dan sentimen pasar kripto secara keseluruhan untuk konfirmasi arah selanjutnya.
Token SQD saat ini diperdagangkan pada Rp847,24 dengan sinyal teknis bullish yang kuat dari moving averages (13 buy, 0 sell). Harga berada dekat dengan titik pivot Rp862 dengan support kuat di Rp765. Supply yang terbatas (1,3M token maksimal) dan sirkulasi 84% menunjukkan tokenomics yang sehat. RSI menunjukkan kondisi overbought yang perlu diwaspadai.
Outlook keseluruhan positif dengan momentum bullish, namun investor harus waspada terhadap volatilitas tinggi dan kondisi overbought. Peluang utama terletak pada momentum teknis yang kuat, sementara risiko utama adalah koreksi akibat RSI yang sangat tinggi dan volatilitas kripto yang melekat.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
1inch Network menyatukan protokol terdesentralisasi yang sinerginya memungkinkan operasi yang paling menguntungkan, tercepat, dan terlindungi di ruang DeFi. Protokol pertamanya adalah solusi agregator pertukaran terdesentralisasi (DEX) yang mencari transaksi di berbagai sumber likuiditas, menawarkan harga yang lebih baik kepada pengguna dibandingkan exchange individu mana pun.
Selengkapnya di halaman 1INCH →Subsquid Network adalah danau data serta mesin kueri terdesentralisasi yang memberikan akses cepat dan tanpa izin bagi developer untuk memanfaatkan data blockchain. Dengan arsitektur modular dan keamanan berbasis ZK proofs, Subsquid menghadirkan skalabilitas tinggi untuk kebutuhan indexing blockchain, pengembangan dApp, dan analitik. Berbeda dengan framework monolitik yang kaku dan sulit beradaptasi, Subsquid menawarkan alternatif efisien dan terdesentralisasi dibandingkan infrastruktur terpusat seperti penyedia RPC dan API besar—mendorong terciptanya internet yang lebih terbuka, netral, dan ramah developer di era Web3.
Selengkapnya di halaman SQD →